DPRD Samosir Gelar Reses Masa Sidang II

Editor: metrokampung.com
Ketua DPRD Samosir Saut Martua Tamba (baju Batik Merah) bersama 4 orang anggota DPRD  lainnya, melakukan Reses masa sidang II di kecamatan Sianjur Mula Mula.
Samosir, metrokampung.com
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir periode 2019-2024 kembali melakukan reses masa sidang II di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Sebelumnya, Reses I dilakukan pada awal tahun 2020.

Di dapil 4, yang meliputi kecamatan Sianjur mula-mula, Harian, dan Sitio-tio, Ketua DPRD Samosir, Saut Martua Tamba ST bersama 4 anggota DPRD lainnya, meliputi Romauli Panggabean, Pantas Lasidos Limbong, Pantas Marroha Sinaga dan Jhonny Sagala melakukan reses di Kantor Kecamatan Sianjur Mulamula, Selasa (14/07/2020).

Suasa Reses II di kecamatan Sianjur mula mula, yang dihari para kepala desa dan masyarakat.
Pada kesempatan, dalam sambutannya, ketua DPRD Samosir Saut Tamba menyampaikan bahwa kegiatan reses ini sangat penting dan wajib dilaksanakan sebagai wakil rakyat, untuk menyerap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, juga sebagai ajang silaturahmi dan menindaklanjuti usulan musrenbang.

“Jadi, tugas DPRD itu, selain membahas terkait anggaran dan mengawasi program pemerintah, juga turun ke lapangan melaksanakan reses,” ujar ketua DPRD Samosir.

Pada reses di kecamatan Sianjur Mula-Mula turut dihadiri Camat Sianjur Mulamula, Rudi Sitorus, Kepala Desa dan masyarakat.

Ketua DPRD juga meminta agar data penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah segera diperbaiki. Sebab, masing-masing pihak memiliki data sendiri-sendiri.

"Adanya basis data yang tidak padu tak heran membuat data yang dimiliki oleh pemerintah pusat tidak sinkron dengan daerah. Sehingga sering kita temukan di lapangan penyaluran bantuan tidak tepat sasaran," ungkapnya.

Selain itu, Politisi PDIP ini juga mengajak semua pihak untuk aktif mensosialisasi new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

Saut menyebutkan, sosialisasi yang masif akan membuat masyarakat lebih memahami apa yang harus dilakukan saat beraktivitas di luar rumah. Misalnya, mulai dari menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, hingga soal larangan berkerumun.

"Kalau sosialisasi ini betul-betul bisa kita lakukan secara masif, saya yakin Kabupaten Samosir akan tetap terhindar dari penularan virus Corona. Dan lambat laun, kita akan bisa beradaptasi terhadap keadaan ini yakni hidup berdampingan dengan Covid-19," pungkasnya.(horas/mk)
Share:
Komentar


Berita Terkini