SUMUT

NASIONAL

Dana Bos Syarat Selisih Paham Kepsek SMA 2 Dengan Komite

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 21.15 WIB
Kali Dibaca |

Sekolah SMA N 2 Kec Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu.
RANTAU-METROKAMPUNG.COM
Kepsek SMA  Neg 2 Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Ubat Panjaitan palsukan tanda tangan Komite Ramli Hutagaol. Guna pertanggung jawaban pendistribusian Dana BOS sekolah SMA Neg 2 Pangkatan. Hal itu dikatakan Junaidi di Mie Aceh Baroena Jalan Ahmad Yani, Sabtu (4/8) pada wartawan.

Terkait tanda tangan tersebut memicu perdebatan/Pertengkaran Ramli Hutagaol dengan kepala sekolah Ubat Panjaitan jelasnya lagi, Pasalnya Ramli hutagaol merasa dibodohi dan dimanfaatkan dalam upaya kepsek meraup dana Biaya oprasional sekolah (BOS) sebagai keuntungan pribadi kepala sekolah terang Ramli pada wartawan," jelas Junaidi berdasar keterangan Ramli.

"Saya Merasa dibodohi dan dimanfaatkan  Kepsek SMA Neg 2 Ubat Panjaitan.beliau telah memalsukan tanda tangan saya sebagai Ketua Komite disekolah  ini selama empat tahun guna pertanggung jawaban administrasi pertanggung jawaban pendistribusian dana BOS," Ketua Komite pada wartawan Jumat (03/08/2018).

Lebih lanjut di katakan Ramli hutagaol bahwa tanda tangannya sebagai Ketua Komite di sekolah yang dipalsukan itu dapat dilihat pada sejumlah juknis pertanggung jawaban dana bos.

"Tanda tangan yang saya katakan dipalsukan dapat di lihat dalam RKS dan RAB dana BOS tersebut," ujar Ramli.

Masih dalam penuturan Ketua Komite Ramli bahwa pemalsuan tanda tangannya diduga sudah berlangsung selama empat tahunan oleh kepala sekolah baru ini terungkap. sementara besaran dana tersebut Rp 600 jt per bulannya dengan jumlah siswa 450 orang.dan atas perbuatan kepsek tersebut Ramli berencana akan  melaporkan Kepsek Ubat Panjaitan ke Polisi," sebut RH.

"Sudah empat tahun hal ini terjadi, jumlah uang dalam setiap bulannya Rp 600 jt perbulan untuk 450 siswa.saya rencana akan laporkan hal pemalsuan tanda tangan ini pada penegak hukum," kata Ramli.

Selain itu dijelaskannya bahwa ssiswa di sekolah ini membayar uang komite sebesar Rp 29.500/siswa /bulan untuk tambahan gaji guru honor Rp10.000/jamnya.
Sebagai gaji tambahan dari Komite disamping gaji guru Honorer dari Pemprovsu.

Sementara gaji pegawai Hononer bagian Tata Usaha sekolah, langsung Ketua Komite yang menggajinya melalui Bendahara Komite sekolah per tiga bulan. Untukmemperjelas permasalahan Ini ketua komite menahan uang gaji Les mata pelajaran guru Honorer, pegawai Honorer Tata Usaha selama tiga bulan, dikarenakan Bendahara Komite Levin Panjaitan yang juga Ipar  Kepsek Ubat Panjaitan, diduga menggelapkan uang Komite sebesar Rp26.198.000.

"Sengaja sy menahan gaji les tambahan guru honorer dan tata usaha honor agar perhitungan uang komite siswa dan pendistribusiannya yang tidak pada tempatnya terungkap," ungkap Ramli.

Terpisah  Kepsek SMA Negeri 2 Kecamatan Pangkatan Ubat Panjaitan dicoba untuk  dikonfirmasi wart 4/8 via seluler terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua Komite Ramli dan penggelapan uang komite oleh Bendhara Komite levin mendapat pembenaran dan bantahan dari Ubat selaku kepsek.

"Benar saya ada menanda tangani pada RKS atas nama komite Namun hal tersebut atas persetujuannya sebelumnya.dan mengenai dana komite yang digelapkan kita bersedia untuk mempertemukan komite dengan levin dan saya sendiri," tandas Ubat kepsek Seraya meminta agar wartawan meluruskan cerita dalam pemberitaan.(Mk/Rfs/Red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru