PARIWISATA

NASIONAL

Usai Ditiduri Beru Barus Dibunuh, Pelaku Kabur Telanjang Bulat

Kamis, 20 Desember 2018 | 17.34 WIB
Kali Dibaca |

Jenazah Paulina di RS Bhayangkara Medan.
Medan - metrokampung.com
Tamu Murai Hotel, di Jalan Setia Budi Ujung, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, dibikin heboh Selasa (18/12/2018) dinihari. Suara jeritan seorang wanita bernama Paulina Beru Barus (23), memecah kesunyian malam dari kamar 02 di hotel tersebut. Perempuan yang disebut sering mangkal di depan hotel itu kemudian ditemukan terkapar bersimbah darah dan usus terburai, akibat sejumlah luka tikaman di bagian leher, perut dan paha.

Wanita yang diketahui merupakan warga sekitar lokasi, akhirnya meregang nyawa ketika dibawa pegawai hotel menaiki beca bermotor ke rumah sakit. Kapolsek Deli Tua, Kompol Bernard L Malau dalam keterangannya menyebutkan, wanita itu merupakan warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor.

“Peristiwa ini diketahui setelah saksi Efo Surbakti, Rio Arnelo dan Muklis mendengar teriakan dari dalam kamar 02 di Murai Hotel,” kata Malau. Ketiga pegawai hotel tersebut kemudian mendekat dan menendang pintu kamar hingga terbuka. Saat itulah ketiganya melihat pria tak dikenal yang diduga sebagai pelaku tanpa busana dengan senjata tajam terhunus di tangan.

“Saksi Efo dan pelaku sempat bergumul. Saksi juga mengalami luka tusuk di tangan kirinya,” papar Bernard. Melihat temannya bergumul, Muklis dan Rio langsung membantu dengan cara memukuli dan menendang pelaku sampai terjatuh. Namun, pelaku yang masih menggenggam pisau akhirnya berhasil melarikan diri mengarah ke Kompleks Kejaksaan. Petugas hotel kemudian menghubungi Mapolsek Delitua melaporkan peristiwa itu.

“Personel Polsek Delitua kemudian langsung melakukan penyisiran ke arah Komplek Kejaksaan. Namun pelaku tidak berhasil ditemukan,” jelasnya. Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal di rumah sakit, korban mengalami 6 luka tusuk di leher dan 1 luka tusuk di perut kiri.

“Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi,” katanya. Polisi memeriksa 5 saksi, termasuk orangtua korban, sementara pelaku pembunuhan masih diburu.

“Ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi. Pelaku terekam CCTV di hotel. Petugas kita masih memburunya,” kata Bernard. Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian itu, korban diketahui mangkal di depan RM Rahayu 88 bersama 2 temannya. Tak lama kemudian, wanita itu didatangi pengendara kreta metik berboncengan. Setelah sepakat dengan tarif kencan, korban diarahkan ke hotel dan diikuti dari belakang oleh pengendara sepeda motor matic. Selanjutnya, pria yang duduk diboncengan sepeda motor matic turun dari sepeda motor, dan beriringan dengan korban masuk hotel. Tiba di hotel, pelaku dan korban langsung memesan kamar. Dan salah satu roomboy memberikan kamar 02. Selesai membayar ongkos kamar, keduanya pun masuk. (*/in/dra)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru