SUMUT

NASIONAL

4 Tahun Tanpa Pembangunan, P3NS Ajak Masyarakat Perbaiki Jalan Rusak di Nagasaribu

Selasa, 17 Desember 2019 | 11.49 WIB
Kali Dibaca |

Salah satu titik badan jalan yang diperbaiki.

Lintong Ni Huta, Metrokampung.com
Warga desa Nagasaribu kecamatan Lintong Ni Huta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar kegiatan bakti social berupa perbaikan jalan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perayaan natal masyarakat desa Nagasaribu dan sekitarnya. Aksi gotong royong itu dilaksanakan pada Sabtu,(14/12/2019) kemarin. Menurut keterangan para warga, bakti social perbaikan jalan-jalan itu digelar setelah kurang lebih 4 (empat) tahun daerah tersebut diperkirakan tak masuk dalam agenda pembangunan pemerintah setempat.

Sejumlah warga desa Nagasaribu mengapresiasi kegiatan tersebut, dan tergerak menyumbangkan bahan-bahan material untuk perbaikan jalan. Kemudian, warga lainnya bersama Persatuan pemuda Pemudi Nagasaribu Sekitarnya (P3NS) turun melakukan perbaikan di titik-titik badan jalan yang mengalami kerusakan.

Bosfer TM Nababan,SH,M.hum selaku ketua panitia perayaan Natal mengemukakan, “ ada banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka perayaan Natal di Desa ini. Salah satunya yang dilakukan saat ini. Selain itu, kita dari pihak panitia juga mempersiapkan pemberian pengahargaan bagi putra/putri desa Nagasaribu yang berprestasi. Baik ditingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), dengan indicator juara pertama sampai juara ketiga. Untuk puncak perayaan Natal yang akan dilaksanakan di Sitonggi-tonggi Desa Nagasaribu I pada, Kamis,(19/12/2019) lusa, diisi dengan kegiatan lucky draw dan hiburan Natal.

Disinggung kembali soal kondisi jalan di Desa nya, Bosfer mengaku bahwa sudah hampir 4 tahun, jalan-jalan yang ada di desa nya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sebagai bentuk kepedulian, pihaknya secara gotong royong mencoba melakukan perbaikan, tanpa harus meminta bantuan dari siapapun, termasuk Pemda. Disebutkannya, bahwa dengan kondisi jalan seperti itu, warga desa mengalami kesusahan dalam beraktifitas, apalagi moment Natal dan Tahun baru akan segera tiba. Menurut Bosfer lagi, sejatinya Pemerintah sudah mengetahui kondisi terbut. Namun sejauh ini belum ada tindak lanjut.

Hal senada juga disampaikan salah seorang warga setempat, Rompi Nababan. Dirinya mengaku betapa sulitnya masyarakat mengakses jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Mengingat kerusakan di titik-titik badan jalan merupakan akses utama masyarakat dalam beraktifitas setiap hari nya.

Dirinya berterima kasih atas kepedulian P3NS yang secara sukarela  bergotong royong dan memprakarsai kegiatan bakti social tersebut. Ia berharap aksi solideritas dan kepedulian seperti ini bisa tumbuh di desa-desa lainnya, tanpa bergantung dan menanti perhatian dari pemerintah. (FT/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru