SUMUT

NASIONAL

Akhirnya, Lapak Judi Tembak Ikan Digrebek Polsek Talun Kenas

Rabu, 16 September 2020 | 21.19 WIB
Kali Dibaca |

Mesin judi ikan yang digrebek dari salah satu warung tertutup di Desa Penungkiren dibawa ke Mapolsek Talun Kenas.
STM Hilir, metrokampung.com
Personel Polsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang, akhirnya bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga dengan menggrebek warung lokasi judi tembak ikan di Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Rabu (16/9/20).

Namun kedatangan polisi lebih dulu diketahui pengelola dan pemain judi berkedok ketangkasan tersebut.

Sehingga penggrebekan yang dipimpin Kapolsek Talun Kenas AKP Hendra Tambunan akhirnya hanya berhasil mengamankan mesin berukuran 1 X 2 meter dari lokasi tersebut.

"Waktu polisi datang pemain judi tembak ikan langsung berhamburan dari dalam warung. Mereka terbirit-birit melarikan diri. Soalnya dari jauh sudah kelihatan ada ‘orang baru’ masuk, karena cuma satu jalan ke lokasi itu,” sebut sejumlah warga yang minta namanya dirahasiakan.

Karenanya, warga Desa Penungkiren tak lupa mengucapkan terimakasih atas tindakan yang dilakukan Kapolsek Talun Kenas dan anggotanya yang langsung merespon keresahan mereka.

“Terimakasih sama  Kapolsek. Kalau begini, kami warga desa  gak berspekulasi negatif lagi,” kata Beru Tarigan yang rumahnya tinggal tak jauh dari lokasi penggerebekan.

Sementara AKP Hendra Tambunan membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan sebuah mesin judi tembak ikan dari Desa Penungkiren.

 “Saya berterimakasih untuk informasinya, baik dari rekan media dan juga masyarakat yang telah melaporkan ke kami. Dari informasi tersebut saya pun langsung mengambil tindakan dan kita berhasil mengamankan satu unit mesin ketangkasan tembak ikan di Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir,” sebut Hendra.

Diberitakan, kaum hawa di Desa Penungkiren merasa resah dengan beroperasinya mesin judi berkedok ketangkasan tembak ikan di salah satu warung tertutup di desa mereka. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru