Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Kantor Cabang Sari Asih Nusantara Disegel Polresta Deli Serdang

Kamis, 01 Juli 2021 | 15.16 WIB
Kali Dibaca |

Nasabah Sari Asih Nusantara berada di depan kantor KSP yang telah disegel polisi.

Lb Pakam, metrokampung.com
Petugas Polresta Deli Serdang telah memasang police line (garis polisi) di pintu masuk kantor Cabang KSP Yayasan Sari Asih Nusantara di Jalan Bakaran Batu Desa Tumpatan Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, sejak Rabu (30/6/21).

 Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut laporan nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara yang berunjuk rasa di Mapolresta Deli Serdang, Senin kemarin.

 Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus berharap selama proses penyidikan kasus ini berjalan memudahkan pihaknya mengumpulkan barang bukti dan informasi petunjuk di dalam kantor dan juga mengantisipasi akan hal-hal yang tak diinginkan oleh nasabah yang datang.   

"Sifatnya mengamankan untuk kepentingan penyidikan," ujarnya seraya meminta para nasabah agar mempercayakan kepada Kepolisian Polresta Deli Serdang menangani kasus ini sesuai apa yang disampaikan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak kemarin di hadapan para nasabah.
 
"Dugaan sementara kami, usaha ini melanggar undang undang perbankan. Untuk itu hal ini masih dalam penyelidikan intensif kami," bilang Kompol Muhammad Firdaus.
 
Sementara Rusmani Manurung selaku pemilik yayasan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta anggota dermawan. 

"Dari hati yang paling dalam, saya tetap bertanggung jawab. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya. Sudah 33 tahun umur Yayasan Sari Asih Nusantara dan banyak anggota anggota itu sudah berulangkali jatuh tempo. Dengan situasi Pandemi Covid-19, ekonomi usaha ini sangat terguncang. Makanya saya langsung bermohon ke pengadilan niaga untuk PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang). Banyak masyarakat beranggapan PKPU itu pailit," kata Rusmani via seluler.
 
Pihaknya, lanjut Rusmani, masih menunggu keputusan dari Pengadilan Niaga. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru