Mahal, Petugas Kebersihan Mesjid Gagal Mendaftarkan Anaknya di TK Negeri Lubuk Pakam

Editor: metrokampung.com
TK Negeri Pembina Lubuk Pakam dinilai memberat calon orang tua murid baru.

Lubuk Pakam, metrokampung.com
Uang sekolah dan pembelian pakaian seragam serta uang alat selama setahun yang dilakukan Sekolah Penggerak Angkatan I Unit Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan Formal (UPT SPF) Taman Kanak-kanak Negeri (TKN) Pembina Kecamatan Lubuk Pakam terkesan memberatkan para calon orang tua murid baru.

Sebulan uang sekolah di TK Negeri itu sebesar Rp 65 ribu. Kemudian pembelian 3 pasang pakaian seragam Rp 450 ribu dan uang alat setahun 250 ribu.

Sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa bersekolah di TK Negeri itu para calon orang tua murid harus menyediakan uang sebesar Rp 765 ribu.

Menurut keterangan Mahyuni Pohan, salah seorang guru di TK Negeri Pembina Lubuk Pakam yang beralamat di Jalan Tirta Deli Kelurahan Jati Sari Kecamatan Lubuk Pakam tersebut bahwa kegunaan uang sekolah diantaranya untuk membayar guru honor.

"Uang sekolah untuk membayar tenaga guru honor di sekolah ini,"jelas Mahyuni Pohon kepada salah seorang calon orang tua murid yang hendak mendaftarkan keluarganya ke TK Negeri tersebut, Senin (10/6/24) siang.

Usai mendengarkan penjelasan Mahyuni Pohan, calon orang tua murid TK Negeri itu mengurungkan niatnya menyekolahkan anaknya di tempat itu.

"Mungkin bagi mereka yang berpunya uang segitu tidak ada masalah. Tapi bagi saya yang hanya sebagai petugas kebersihan mesjid sangat lah banyak uang segitu. Saya pikir dengan bersekolah di TK Negeri bisa lebih murah.
 
Ternyata dugaan saya meleset,"kata orang tua calon murid di TK Negeri tersebut seraya pulang berjalan kaki menuju tempat tinggalnya di Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakam yang berjarak sekitar 1 km dari TK Negeri Pembina Lubuk Pakam.(ren/mk)

Share:
Komentar


Berita Terkini