TAPANULI UTARA MENJADI TUAN RUMAH KEJURNAS PACUAN KUDA 2026, PIALA KETUA KONI PUSAT RESMI DIMULAI

Editor: metrokampung.com

​TARUTUNG, metrokampung.com
Kabupaten Tapanuli Utara resmi menjadi pusat perhatian pencinta olahraga berkuda tingkat nasional. Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

​Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Pacuan Kuda Siborong-borong pada Jumat (23/5/2026). Event berskala nasional ini dinilai menjadi momentum krusial, tidak hanya untuk menjaring atlet-atlet berkuda berbakat, tetapi juga sebagai motor penggerak sport tourism di wilayah Sumatera Utara.

​Komitmen Revitalisasi Fasilitas
​Dalam pidato sambutannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan mengakui bahwa pacuan kuda merupakan cabang olahraga elite yang membutuhkan biaya besar serta sarana penunjang yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, terpilihnya Tapanuli Utara sebagai tuan rumah merupakan sebuah kebanggaan besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

​“Kejuaraan ini menjadi momentum baik bagi seluruh insan berkuda, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara. Dengan adanya sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Deni.

​Sebagai langkah nyata keseriusan daerah, Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen untuk melakukan revitalisasi total dan pembangunan Lapangan Pacuan Kuda Siborong-borong pada tahun anggaran ini. Deni berharap, dengan dukungan dari Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) dan KONI, fasilitas yang lebih representatif nanti dapat mengamankan posisi Tapanuli Utara sebagai tuan rumah langganan di masa mendatang.

​Selain kesiapan infrastruktur, Wakil Bupati juga menitipkan pesan mendalam terkait integritas olahraga kepada seluruh kontingen yang bertanding.

​“Kalah dengan sportif lebih bermartabat dibandingkan menang dengan cara yang tidak baik,” tegasnya di hadapan para atlet dan official.

45 Kuda Tangguh Beradu Kecepatan
​Kejurnas tahun ini diikuti oleh 45 ekor kuda pacu terbaik dari berbagai daerah. Peta kekuatan kompetisi kali ini didominasi oleh:
​Sumatera Barat: Mengirimkan delegasi terbesar dengan 16 ekor kuda.

​Tanah Karo: Menurunkan 11 ekor kuda andalan.
​Tapanuli Utara (Tuan Rumah): Siap mengimbangi dengan 11 ekor kuda lokal pilihan.
​Gairah kompetisi langsung terasa pada race pertama, di mana Wakil Bupati menyerahkan langsung hadiah total senilai Rp6 juta beserta trofi penghargaan kepada para pemenang yang berhasil mengamankan podium utama.

Dihadiri Tokoh Olahraga Nasional dan Daerah
​Kejuaraan bergengsi ini juga dihadiri oleh sederet tokoh penting dalam dunia olahraga nasional dan daerah. Tampak hadir di antaranya:
​Widodo Edi Sektianto (Mewakili Ketua Umum KONI Pusat)
​Drs. Gusrial (Mewakili Ketua PP Pordasi Pacu)
​Syahrial Pulungan (Sekretaris KONI Sumatera Utara)
​Rober Parangin-angin, SH., SI. (Ketua Pengprov Pordasi Equestrian)
​Dr. Marsono, SP., GG. (Ketua Pengprov Pordasi Pacu Kota Medan)
​Pongat Simanjuntak (Ketua Pemkab Pordasi Pacu Tapanuli Utara)


​Turut hadir pula jajaran Asisten Setda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Tapanuli Utara yang siap mengawal jalannya acara agar berlangsung aman, sukses, dan melahirkan bibit atlet yang mampu membawa nama Indonesia ke kancah internasional. 



Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Sumon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini