𝐓𝐞𝐥𝐚𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢, 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐀𝐊𝐏 𝐇𝐢𝐭𝐥𝐞𝐫 𝐇𝐮𝐭𝐚𝐠𝐚𝐥𝐮𝐧𝐠 𝐒.𝐇., 𝐌.𝐇., 𝐎𝐥𝐚𝐡 𝐋𝐢𝐦𝐛𝐚𝐡 𝐏𝐥𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤 𝐃𝐞𝐦𝐢 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐤𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐤𝐢𝐭𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐩𝐞𝐝𝐮𝐥𝐢𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐃𝐚𝐧𝐚𝐮 𝐓𝐨𝐛𝐚

Editor: metrokampung.com

TAPANULI UTARA, metrokampung.com
Di tengah kepungan ancaman sampah plastik global, aksi inspiratif lahir dari seorang perwira polisi asal Tapanuli. 

Kasat Reskrim Polres Humbang Hasundutan, 𝐀𝐊𝐏 𝐇𝐢𝐭𝐥𝐞𝐫 𝐇𝐮𝐭𝐚𝐠𝐚𝐥𝐮𝐧𝐠, 𝐒.𝐇., 𝐌.𝐇., tidak hanya sibuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengabdi pada kelestarian lingkungan melalui gerakan aksi nyata pengolahan limbah plastik.

​Melalui wadah 𝐀𝐤𝐬𝐚𝐭𝐚 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢 𝐂𝐨𝐦𝐦𝐮𝐧𝐢𝐭𝐲 dan gerakan 𝐀𝐊𝐒𝐀𝐓𝐀 (𝐀𝐤𝐬𝐢 𝐊𝐞𝐥𝐨𝐥𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐊𝐢𝐭𝐚), AKP Hitler mendirikan fasilitas pemilahan dan pencacahan sampah plastik di Desa Silando, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara. Fasilitas yang berdiri sejak akhir 2024 ini menjadi oase di tengah data prihatin National Geographic yang mencatat 91% sampah plastik dunia belum terdaur ulang.

Beliau merangkul masyarakat dan membuka lapangan kerja, 
​Gerakan ini bukan sekadar wacana. 𝐀𝐊𝐒𝐀𝐓𝐀 membeli sampah plastik dari masyarakat, hotel, hingga SPBU di kawasan Tapanuli seharga Rp 2.500 per kilogram. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah secara teliti berdasarkan jenis bahannya, dicuci, dan dicacah menggunakan mesin pencacah khusus.

​Meskipun saat ini belum memfokuskan diri pada keuntungan komersial, bahkan belum pernah menjual hasil cacahannya, fasilitas ini telah memberdayakan 4 orang karyawan lokal dan menggerakkan 15 anggota aktif komunitas yang terinspirasi oleh 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐭 𝐁𝐚𝐞𝐝𝐨𝐰𝐲 yang sukses mengolah Sampah jadi rupiah. 

​"Kita hanya sampai batas mencacah saja, belum mampu untuk menjangkau produk jadi hasil olahan karena biayanya belum dapat kita jangkau untuk membeli mesin dan peralatannya," ungkap AKP Hitler Hutagalung.

​𝐌𝐞𝐧𝐝𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐞𝐬𝐭𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐩𝐞𝐫 𝐏𝐫𝐢𝐨𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐃𝐚𝐧𝐚𝐮 𝐓𝐨𝐛𝐚
​Aksi kepedulian lingkungan ini membawa misi besar:
​Mendukung Pariwisata Berkelanjutan: Menjaga kebersihan darat dan perairan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
​𝐌𝐞𝐧𝐜𝐞𝐠𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐚𝐤𝐢𝐭 & 𝐏𝐞𝐧𝐜𝐞𝐦𝐚𝐫𝐚𝐧: Mengurangi potensi ribuan ton sampah masuk ke sungai dan danau.
​𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐄𝐤𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢 𝐒𝐢𝐫𝐤𝐮𝐥𝐚𝐫: Menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis lingkungan di kawasan Tapanuli Utara.
​𝐃𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐃𝐚𝐞𝐫𝐚𝐡: Menciptakan ekosistem komunitas "Aksatarian" di sekolah-sekolah untuk menyukseskan program 𝐒𝐀𝐈𝐓𝐀𝐏𝐀𝐈𝐀𝐒 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚.

​Inisiatif mandiri AKP Hitler Hutagalung membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di tingkat lokal. Aksinya patut menjadi contoh teladan bagi aparat penegak hukum dan masyarakat luas dalam menjaga alam Indonesia tetap lestari.

Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini