Dugaan Buruknya Kepemimpinan di SDN 105329 Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kembali Menjadi Sorotan

Editor: metrokampung.com

Tanjung Morawa, metrokampung.com
Setelah sebelumnya muncul sejumlah pengaduan dari warga sekolah dan masyarakat yang menuding adanya dugaan tindakan arogan, penggunaan bahasa kasar, dugaan kekerasan terhadap guru, persoalan administrasi, hingga dugaan perlakuan yang dinilai tidak mencerminkan keberagaman di lingkungan sekolah, awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala SDN 105329 Wonosari, Y N, Kamis (13/8/2026).

Namun, upaya konfirmasi tersebut tidak membuahkan hasil.

Awak media yang datang ke sekolah bermaksud meminta penjelasan dan memberikan ruang kepada pihak kepala sekolah untuk menyampaikan klarifikasi atas berbagai informasi dan pengaduan yang beredar.

Salah seorang guru yang sedang piket bahkan telah menyampaikan keberadaan awak media kepada kepala sekolah sebanyak dua kali.

Namun, menurut informasi yang diterima awak media, kepala sekolah belum bersedia menemui wartawan dengan alasan sedang sibuk dan memiliki banyak pekerjaan.

Awak media kemudian memilih menunggu beberapa saat untuk mendapatkan kesempatan konfirmasi.

Namun hingga akhirnya meninggalkan lokasi, tidak ada kesempatan diberikan kepada awak media untuk meminta penjelasan langsung dari kepala sekolah.

Kondisi Sekolah Ikut Jadi Sorotan
Di tengah upaya konfirmasi tersebut, awak media juga melihat langsung kondisi lingkungan SDN 105329 Wonosari.
Sejumlah bagian bangunan sekolah tampak membutuhkan perhatian.
Pada beberapa bagian terlihat asbes yang bolong dan bahkan ada yang sudah terlepas, sementara di beberapa ruang belajar, bagian plafon/asbes tampak tidak terpasang sebagaimana mestinya.
Salah satu pintu ruang kelas juga terlihat mengalami kerusakan dengan bagian yang tampak berlubang.
Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian karena sekolah merupakan tempat berlangsungnya proses belajar dan mengajar setiap hari.

Selain kondisi bangunan, suasana bagian depan sekolah juga terlihat kurang tertata. Sejumlah spanduk tampak terpasang dan bertumpuk di area pintu masuk.

Yang cukup mencolok, sejumlah bendera panjang  yang terpasang di sepanjanh dinding sekolah terlihat kusam dan menguning sehingga warna merah dan putihnya tidak lagi terlihat jelas.

Kondisi tersebut menjadi pertanyaan tersendiri, terlebih saat bangsa Indonesia tengah memasuki momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bukan Sekadar Soal Kepsek, Dinas Pendidikan Diminta Turun Tangan
Persoalan ini dinilai tidak seharusnya berhenti pada polemik antara kepala sekolah dengan guru maupun masyarakat.

Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang dinilai perlu turun langsung melakukan pemeriksaan dan melihat kondisi sekolah secara menyeluruh.

Mulai dari kondisi bangunan, sarana dan prasarana pendidikan, hubungan kepala sekolah dengan guru, pelayanan administrasi, hingga berbagai dugaan yang disampaikan warga sekolah.

Sebab, jika benar terdapat persoalan dalam kepemimpinan maupun kondisi fasilitas sekolah, maka yang paling dikhawatirkan adalah dampaknya terhadap kenyamanan guru dan peserta didik.

Sebaliknya, apabila tudingan yang beredar tidak benar, maka pihak yang dituding juga berhak mendapatkan ruang untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan kondisi sebenarnya.

Media Tunggu Hak Jawab Kepala Sekolah
Awak media menegaskan bahwa kedatangan ke sekolah bukan untuk menghakimi atau menjatuhkan pihak mana pun.

Konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari upaya keberimbangan dalam pemberitaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 105329 Wonosari, YN, belum memberikan keterangan langsung kepada awak media terkait berbagai tudingan tersebut maupun kondisi sarana dan prasarana sekolah yang ditemukan saat kunjungan.

Pintu Konfirmasi Tetap Terbuka
Jika pihak kepala sekolah memiliki penjelasan, bantahan, atau data yang dapat meluruskan informasi tersebut, tentunya akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan berikutnya.

Kini, bola berada di tangan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

Masyarakat menunggu: apakah berbagai pengaduan ini akan segera diperiksa, atau kembali berhenti sebagai laporan yang menunggu tindak lanjut?

Yang pasti, sekolah bukan sekadar gedung dan jabatan.

Di dalamnya ada guru yang mendidik, anak-anak yang belajar, serta orang tua yang menitipkan harapan.

Karena itu, setiap persoalan di lingkungan sekolah semestinya diselesaikan dengan transparansi, keteladanan, dan keberpihakan kepada kepentingan pendidikan.(rel/mk) 
Share:
Komentar


Berita Terkini