Deli Serdang, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sedang giat-giatnya menjalankan program percepatan eliminasi Tuberkolosis (TBC) melalui Tracing atau Pelacakan kasus terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), dengan menyasar hingga 100.000 warga yang tersebar di 22 Kecamatan.
Adapun kegiatan ini atas perintah Bupati dr.H.Asri Ludin Tambunan dengan target 2029 Deli Serdang bebas TBC.
Seluruh tenaga medis dan kader kesehatan dilibatkan untuk mensukseskan kegiatan ini.
Kades desa Serdang, Henri P Habeahan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati atas kehadiran tim medis UPT Puskesmas Aras Kabu, Kecamatan Beringin yang pada hari ini turun ke desanya. Rabu,(13/8/2026)
"Kami sangat senang dan bangga atas perhatian dinas kesehatan dan bapak Bupati dr.H.Asri Ludin Tambunan telah memfasilitasi warga untuk memeriksa kesehatan terkait penyakit TBC secara gratis* Ucap Kades yang langsung sebagai orang pertama yang memeriksa kesehatan ke "MOBILE X - RAY UNIT" (Mobil Rontgen) yang disediakan Dinas Kesehatan.
Ibu Suryati br Sagala selaku warga dusun lll juga mengucapkan terima kasih kepada tim Puskesmas Aras Kabu. Semoga kami warga desa "Serdang terbebas dari penyakit TBC -- Terimakasih buat pak Kapus, ibu bidan serta seluruh tim, semoga Puskesmas Aras Kabu semakin lebih baik pelayanannya, semakin lebih maju dan modern peralatan medisnya," ucap Suryati didepan warga lainnya.
dr.Vera Tampubolon selaku mewakili Kepala Puskesmas Aras Kabu dr.Jonner Simbolon mengatakan, Berhubung bapak Kapus sedang mengikuti pelatihan Management Puskesmas di Bapelkes Medan membuat beliau tidak dapat hadir hari ini, namun untuk itu saya akan mencoba menjelaskan kegiatan hari ini.
"Adapun kegiatan ini kita lakukan adalah untuk mendeteksi/ Skrining penyakit TBC ditengah-tengah warga desa Serdang. Setelah warga kita Rontgen di 'MOBILE X - RAY UNIT' tidak menunggu lama hasil nya akan kita ketahui. Jika ada warga yang positif terkena TBC, maka yang bersangkutan akan kita berikan obat TBC secara rutin selama 6 bulan kedepan, sementara kepada keluarga yang satu rumah dengan pasien/tetangga akan kita berikan edukasi dan bimbingan teknis pencegahan agar mereka juga tidak ikut tertular," ungkap dr. Vera (Jhon Tobing)
