Pakpak Bharat, metrokampung.com
Masyarakat dan pengguna jalan sepanjang Desa Silima Kuta, Kecamatan Tinada menuju kota Salak Kabupaten Pakpak Bharat resah akibat debu proyek pembangunan peningkatan jalan provinsi ruas simpang Sukaramai Salak sebesar Rp. 17.692.200.000 yang dikerjakan oleh PT.Putri Seroja Mandiri.
Terlihat dilokasi, bekas pengerukan maupun material yang sudah dipadatkan menimbulkan kabut debu saat pengendara melintas sehingga masyarakat setempat merasa dirugikan serta dikhawatirkan dapat menimbulkan sesak pada pernapasan jika tidak segera dilakukan penanganan oleh penyedia, apalagi beberapa minggu terakhir semenjak pekerjaan tersebut dimulai curah hujan hampir sama sekali tidak pernah turun.
Masyarakat setempat yang tidak ingin dituliskan namanya kepada media mengatakan dampak dari debu tersebut hingga hari ini banyak yang sudah tidak merasa nyaman, debu masuk ke rumah rumah warga bahkan mengancam kesehatan anak anak bahkan balita.
“Saat ini musim kemarau sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat terutama balita,” pungkas warga, Senin (31/08/2026).
Hingga berita ini dimuat, media belum dapat melakukan konfirmasi terhadap penyedia maupun dinas terkait bagaimana penanganan yang akan dilakukan selama pekerjaan berlangsung.
Masyarakat berharap pihak kontraktor dan instansi terkait segera merespons keluhan ini dengan tindakan nyata, seperti penyiraman jalan secara berkala, pengendalian material proyek, serta langkah pencegahan lain agar dampak debu bisa diminimalkan sebagaimana terbaik secepatnya.(vik/mk)
