TAPANULI UTARA, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyambut hangat kunjungan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia dalam rangkaian ibadah kebaktian di kawasan wisata rohani Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Jumat (16/10/2026).
Mengusung tema “Titik Nol Pekabaran Injil di Bona Pasogit”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan, mempererat kemitraan dalam pengembangan pendidikan Kristen, serta memperkenalkan potensi wisata sejarah dan kerohanian Kabupaten Tapanuli Utara kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ibadah tersebut dihadiri jajaran pengurus MPK dari berbagai wilayah, tokoh masyarakat, serta unsur Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Pdt. Gomar Gultom Tekankan Kasih dan Kepedulian terhadap Sesama
Dalam khotbah berdasarkan Lukas 10:25–37 tentang Orang Samaria yang Murah Hati, Pdt. Gomar Gultom, M.Th., mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan nilai kasih, kepedulian terhadap sesama, serta semangat pelayanan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Ia menekankan bahwa semangat pekabaran Injil tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan spiritual, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.
Perjalanan pelayanan misionaris Dr. I.L. Nommensen di Tanah Batak menjadi salah satu catatan sejarah penting mengenai kontribusi pelayanan keagamaan terhadap perkembangan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.
Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan Kristen untuk berkontribusi dalam membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.
Wabup Taput: Salib Kasih Terus Dibenahi dan Direvitalisasi
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MPK Indonesia yang menjadikan kawasan Salib Kasih sebagai salah satu lokasi rangkaian kegiatan Rakernas V.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tapanuli Utara sekaligus kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi wisata rohani daerah kepada masyarakat luas.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Taput terus berupaya melakukan pembenahan dan revitalisasi kawasan Salib Kasih secara berkelanjutan. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat posisi Salib Kasih sebagai destinasi wisata rohani unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus membenahi dan merevitalisasi kawasan Salib Kasih agar semakin nyaman dan memberikan pengalaman spiritual serta sejarah yang berkesan bagi para pengunjung,” ujar Deni.
Ia juga berharap pelaksanaan Rakernas V MPK Indonesia dapat mempererat kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Kristen dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta Rakernas V MPK Indonesia dan berharap momen ini semakin mempererat silaturahmi serta membawa kebaikan bagi kemajuan pendidikan Kristen di Indonesia,” tambahnya.
MPK Indonesia Apresiasi Dukungan Pemkab Taput
Ketua MPK Wilayah Sumatera Utara–Aceh, Dr. R.E. Nainggolan, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Taput serta masyarakat Kecamatan Siatas Barita atas sambutan dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia turut mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam merevitalisasi kawasan Salib Kasih sebagai salah satu ikon wisata rohani di Tanah Batak.
R.E. Nainggolan juga mengajak peserta Rakernas untuk kembali mengunjungi Tarutung bersama keluarga guna menikmati kekayaan sejarah, budaya, dan wisata rohani yang dimiliki Kabupaten Tapanuli Utara.
Sementara itu, Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan, menilai kunjungan ke Salib Kasih memiliki makna penting sebagai momentum untuk memperbarui komitmen pelayanan di bidang pendidikan Kristen.
Menurutnya, warisan sejarah pekabaran Injil dan pendidikan yang dirintis para misionaris perlu terus dijaga dan dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam Rakernas V MPK Indonesia semakin memperkuat kerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan Kristen di seluruh Indonesia.
Penyerahan Ulos Simbol Persaudaraan dan Kehangatan Budaya Batak
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut. Salah satu momen penting adalah penyerahan ulos kepada Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan.
Ulos yang diserahkan oleh masyarakat Siatas Barita bersama jajaran pemerintah daerah menjadi simbol penghormatan, persaudaraan, dan kehangatan budaya Batak dalam menyambut para tamu.
Usai mengikuti ibadah, rombongan peserta Rakernas melanjutkan kunjungan ke puncak Salib Kasih. Di lokasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai sejarah perjalanan pekabaran Injil yang dilakukan Dr. I.L. Nommensen di Tanah Batak.
Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang melekat pada kawasan Salib Kasih.
Peserta Rakernas Borong Produk UMKM Lokal
Kunjungan peserta Rakernas V MPK Indonesia tidak hanya berdampak pada promosi wisata rohani, tetapi juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan, para peserta menyempatkan diri mengunjungi lapak pedagang dan membeli berbagai produk kerajinan serta suvenir khas Tapanuli Utara.
Aktivitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjalankan usaha di kawasan wisata Salib Kasih.
Kehadiran rombongan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pedagang lokal sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Taput berharap Salib Kasih semakin dikenal sebagai destinasi wisata rohani yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi bagi masyarakat.
Selain memperkuat kemitraan di bidang pendidikan Kristen, kunjungan peserta Rakernas V MPK Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tapanuli Utara.
Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
