PARIWISATA

NASIONAL

Brantas Desak Wali Kota Copot Kadis Sosial Tanjungbalai

Kamis, 01 November 2018 | 18.01 WIB
Kali Dibaca |


UNJUK RASA : Brantas saat berunjuk rasa didepan kantor Dinas Sosial dan Bundaran PLN Tanjungbalai, Kamis (1/11) meminta Wali Kota untuk mencopot Kadinsos berinisial MI karena diduga melakukan grativikasi sebesar Rp. 140 Juta pada tahun 2014 lalu. 
Tanjungbalai-metrokampung.com
Puluhan aktivis yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Penindasan (Brantas) mendesak Wali Kota untuk mencopot Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tanjungbalai berinisial MI dari jabatannya. Pasalnya, Kadinsos itu dituding telah melakukan grativikasi sebesar Rp. 140 Juta sewaktu menjabat Kabid Mutasi dan Kepangkatan di BKD Tanjungbalai tahun 2014 lalu.

Desakan itu disampaikan Brantas saat menggelar aksi turun ke jalan berunjuk rasa, Kamis (1/11) siang. Dalam orasinya, Brantas juga meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum Kadinsos tersebut, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan tersebut.

"Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Inspektorat bahwasanya MI mengakui telah menerima sejumlah uang dari beberapa honorer K2 sebesar Rp. 140 Juta dengan kesepakatan uang itu dipergunakan untuk biaya persyaratan Nomor Induk Pegawai (NIK) di BKN Regional VI. Tindakan itu tentu telah melanggar Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS." sebut Wandi Simangunsong koordinator aksi dalam orasinya.

Pengunjuk rasa itu juga meminta serta mendesak Inspektorat untuk melanjutkan pemeriksaan terkait Grativikasi pada tahun 2014 lalu karena diduga sengaja dihentikan tanpa ada sanksi tegas dan proses hukum yang jelas dari pihak Inspektorat setempat.

"Kita sudah serahkan berkas laporan dan BAP Inspektorat 2014 lalu terkait dugaan Grativikasi itu ke pihak kepolisian dan kita berharap agar oknum bersangkutan segera dipanggil dan diperiksa. Terlebih lagi untuk Inspektorat, kita mendesak untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap oknum Kadis Sosial saat ini, " ucap Wandi didampingi Vicky koordinator aksi kepada SIB usai berunjuk rasa.

Amatan metrokampung.com aksi unjuk rasa Brantas itu diawali dari Kantor Dinsos menuju Bundaran PLN hingga di depan Polres Tanjungbalai. Usai menyerahkan berkas laporan dan BAP ke pihak kepolisian setempat, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib sembari berjanji akan tetap mengawal perkara tersebut. (laban/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru