PARIWISATA

NASIONAL

Jabatan PPTK di Dinkes Tidak Sesuai Tufoksi

Kamis, 01 November 2018 | 20.28 WIB
Kali Dibaca |

Kantor Dinkes Labuhanbatu.

Rantau-metrokampung.com
Pemegang Jabatan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan barang TA Anggaran 2018 di Dinas Kesehatan Labuhanbatu tidak sesuai Tupoksinya. Sehingga, disinyalir sarat dengan dugaan  penyelewengan anggaran di Dinas tersebut.

Informasi diperoleh dari salah sumber di Dinkes Labuhanbatu, Jabatan PPTK di sejumlah Bidang di Dinas Kesehatan tersebut, sekarang dijabat oleh staf non esselon berilisial TM di antaranya, Bidang Sekretariat, Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), dan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Mulai pengadaan barang atau mobiller terkecil, hingga pengadaan mobil Ambulance, PPTK nya adalah TM.

Sementara, PPTK untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) di jabat oleh ARF esselon lV yang menjabat sebagai Kasubbag Kepegawaian di Dinas tersebut.

Penunjukkan ARF sebagai PPTK oleh Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Tinur Bulan SKM kurang relevan, karena jabatan tersebut merupakan bukan Tupoksinya.

Seharusnya, Program JKN dan BOK berada dalam program Bidang Pelayanan Kesehatan. Namun, PPTK JKN dan BOK tersebut di pegang oleh bagian Bidang Kepegawaian.

Oknum ARF yang menjabat sebagai Kasubabag Kepegawaian saat ditemui wartawan di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, mengaku bahwa dirinya dihunjuk menjadi PPTK program JKN dan BOK di Dinas tersebut.

"Benar, saya dihunjuk menjadi PPTK program JKN dan BOK TA Anggaran 2018," sebut ARF.

Kemudian, TM  staf di badiang  Yankes ditemui wartawan dihari yang sama mengaku juga dihunjuk Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu sebagai PPTK pengadaan barang di sejumlah bidang menggantikan PPTK di Sekretariat Dinkes Labuhanbatu.

"Benar, saya di unjuk Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Tinur Bulan SKM sebagai PPTK yang menggantikan PPTK sebelumnya, sejak 4 bulan yang lalu," kata TM.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Labuhanbatu dr. Raja Lotung Mahmud Ritonga saat dikonfirmasi wartawan terkait program JKN dan BOK tersebut, mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak dilibatkan dalam penunjukan PPTK program tersebut.

"Bukan saya PPTK nya, meskipun program JKN dan BOK berada di Bidang saya," ujarnya, Kamis (1/11) di Rantauprapat.

FH salah salah seorang ketua LSM di Rantauprapat Sangat menyayangkan sistem kebijakan kinerja. Aparat kepegawaian di Dinkes yang terkesan semaunya dalam melaksanakan kegiatan program APBD TA 2018.

"Kalau begini pula sudah tak cocok. Berarti Kadisnya sangat memaksakan anggotanya untuk memangku jabatan itu,, apa tidak ada lagi yang berkompeten sehingga  yang bukan bidangnya dan pegawai non esselon memgang jabatan PPTK itu, kalau begini berarri ada unsur kesengajaan untuk menciptakan peluang korupsi di Dinas  tersebut, bagaimana peetanggung kawabannya itu nanti," ujarnya heran.


diharapkannya, kepada Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi segera mengkroscek kinerja Dinkes Labuhanbatu tersebut sehingga kegiatan dimaksud tepat sasaran.

Kadis Kesehatan Tinur Bulan yang ingin di Konfirmasi tidak berada di kantor, " ibu lagi tugas luar", ujar Sarono Kasubbag keuangan di Kantor itu (TM/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru