SUMUT

NASIONAL

Tau Nama Kapolres Deliserdang Sawer Penarik Becak

Kamis, 08 November 2018 | 01.04 WIB
Kali Dibaca |

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menyampaikan pesan Kamtibmas kepada ratusan abang becak di Tanjung Morawa.

Tamora - metrokampung.com
 Ratusan abang becak yang ada di Kecamatan Tanjung Morawa mendeklarasikan diri untuk melaksanakan Pemilu 2019 dengan damai, aman dan sejuk.

 Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan simpang Abadi Tanjung Morawa dihadiri oleh Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan didampingi Kasat Lantas AKP Budiono Saputro.

 Pembacan deklarasi serentak oleh ratusan abang becak itu dipandu oleh Wakapolsek Tanjung Morawa, Iptu Edianto. Satu persatu abang becak pun diberi tenda gratis oleh Polres dengan tulisan-tulisan pesan Kamtibmas.

 Kapolres Eddy Suryantha Tarigan sebelum deklarasi menyampaikan bahwa berbeda pilihan adalah hal yang biasa. Namun ia menyebut jangan sampai karena berbeda pilihan untuk kemudian berkelahi.

 "Jangan karena kepentingan sesaat kita berkelahi antar keluarga. Hal-hal seperti inilah yang terjadi akhir-akhir ini. Jadi jangan karena kepentingan politik kita terpecah," ujar Eddy mengingatkan.

 Banyak pesan Kamtibmas lain yang saat itu disampaikan oleh Eddy. Selain soal Pemilu 2019 ia juga menyampaikan agar para abang becak tidak termakan isu penculikan anak yang saat ini ramai diperbincangkan di media sosial.

 "Gak benar itu penculikan anak. Ada yang mau memanfaatkan situasi ini. Hampir di seluruh Indonesia ada isu penculikan anak. Ada yang mau mengacaukan negara kita ini," kata Eddy.

 Kepada wartawan, Eddy menyebut sengaja mengumpulkan abang becak untuk mendinginkan suasana jelang Pemilu. Sengaja pihak Kepolisian memberikan tenda kepada abang becak karena dari tenda itu bisa ditulis pesan-pesan Kamtibmas.

 Di sela pertemuan dengan abang becak itu, Iptu Edianto sempat bertanya kepada ratusan abang becak. Saat itu hanya ada satu orang yang mengetahui nama lengkap Eddy.

 "Saya tau pak namanya bapak Eddy Suryantha Tarigan. Saya tau karena saya juga kan orang Karo dan sama marganya Tarigan," kata abang becak berkemeja merah.

Karena hanya dirinya yang tahu saat itu, Eddy pun merogoh uang dari kantongnya dan memberikan pria tersebut beberapa lembar uang pecahan seratus ribu. (dra/mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru