PARIWISATA

NASIONAL

Dipastikan 7 Orang Korban Berada Dalam Mobil Yang Tercebur Ke Sungai Wampu, Berikut Nama Namanya

Sabtu, 19 Januari 2019 | 07.46 WIB
Kali Dibaca |


Langkat-metrokampung.com
Satu Keluarga yang berjumlah 7 orang dan berada di dalam Mobil Taft berwarna Putih Nopol BK 1810 PC yang dikemudikan oleh Yadi, tercebur di dalam Sungai Wampu, tepatnya di Dusun V Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Jumat (18/1) Siang.

Sempat terjadi kesimpang siuran berapa jumlah korban yang berada di dalam mobil tersebut. Namun, personil Polisi yang juga Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Herdianto, memastikan jika korban yang berada didalam mobil berjumlah 7 orang.



"Ada 7 orang di dalam mobil. 5 orang sudah ditemukan. Tinggal 2 orang lagi yang hanyut. Informasi terakhir yang saya terima, keduanya yang hanyut adalah Suami istri," beber Herdianto.

Berikut nama nama Korban yang berada didalam Mobil Taft berwarna Putih, Nopol BK 1810 PC :

1. Suyadi Kudo Kusmono (68) Alamat Dusun ll Desa Stungkit, Kecamatan Wampu.

2. Sarinem (78) Alamat  Dusun VII Bukit Tengah Desa Stungkit, Kecamatan Wampu.

3. Nurhayati (48) warga Dusun VII Bukit Tengah, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu.

4. Kliwon (50) Alamat Dusun VII Bukit Tengah Stungkit, Kecamatan Wampu.

5. Sujoko Arta Winata (4) Alamat Dusun ll Desa Stungkit, Kecamatab Wampu.

6. Rizky (9) pelajar kelas ll SD, Alamat Dusun VII Desa Sungkit, Kecamatan Wampu.

7. April (4) warga Dusun VII Desa Stungkit, Kecamatan Wampu.

"Sementara korban yang hanyut adalah Kliwon beserta istrinya yang bernama Nurhayati," kata Herdianto, sembari berharap doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan.

Musibah tenggelamnya satu unit mobil Taft berwarna putih, yang membawa satu keluarga dan ingin menyeberang melalui jalur sungai dengan menggunakan Getek, Jumat (18/1) siang, sekira Pukul 13.00 Wib, tentunya membawa duka bagi keluarga para korban.

Menurut keterangan Kepala Dusun setempat yang bernama Sunardi, seluruh penumpang yang ada didalam mobil Taft tersebut berjumlah 7 orang.

Adapun keempat korban yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia menurut Sunardi adalah sang pemilik Mobil yang bernama Yadi, Sarinem (ibu Yadi), Tanata (anak Yadi) berusia 4 Tahun, serta anak Kliwon yang belum diketahui namanya.

Sementara Kliwon dan istrinya, hingga kini belum ditemukan karena terbawa arus air sungai Wampu.

"Mereka sekeluarga di dalam Mobil. Katanya mau ke Mandailing Natal (Madina) ngantar Kliwon (Korban) Pindahan," beber Sunardi.

Saat ini, jasad para korban dibawah kerumah duka yang berada di Dusun V dan Dusun VII Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Diberitakan sebelumnya, Satu unit Mobil Daihatsu Taft yang hendak menyebrang di penyeberangan Getek Selayang Pulo-Stungkit, tenggelam di Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Jum'at (18/1) sekira pukul 13.00 Wib.

Dalam insiden tersebut, selain mobil Taft yang tenggelam, dikabarkan 7 orang lainnya yang berada di dalam mobil, juga ikut tenggelam.

Menurut salah seorang warga Sekitar yang bernama Cilik Pitu, tenggelamnya mobil Taft berwarna Putih tersebut karena sang Pengemudi tiba tiba meminjak Pedal gas saat hendak mematikan mesin mobil.

"Mereka warga Desa Stungkit. Setelah naik di getek dan akan mematikan mesin mobil, tiba tiba supir terinjak pedal gas, dan mobil langsung terjun bebas kedalam sungai," ujarnya.

Belum diketahui pasti siapa nama nama penumpang tersebut. Namun, warga memastikan bila mobil Taft berwarna putih itu adalah milik warga Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Hingga pukul 15.00 Wib, mobil yang tenggelam tersebut kini sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam. Hingga kini warga masih berusaha menaikkan mobil tersebut ke darat.

Menurut warga sekitar,  Lima orang di pastikan meninggal dunia dalam musibah tersebut. Sementara 1 orang lagi hanyut terbawa air setelah berusaha menyelematkan diri dengan membuka pintu mobil.(mk/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru