SUMUT

NASIONAL

OTK Serang Doorsmeer Silbers, 1 Orang Terluka, 4 Mobil Dirusak

Senin, 18 Februari 2019 | 08.32 WIB
Kali Dibaca |


Medan-metrokampung.com
Penyerangan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di Doorsmeer  Silbers Jalan AH Nasution No.68 Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas sangat mencekam. Akibat penyerangan itu satu orang menjadi korban dan terpaksa dilarikan ke RS Estomihi Jalan SM Raja Simpang Limun Medan guna mendapat perawatan Medis.

Informasi data dihimpun, selain menganiaya satu orang karyawan Doorsmeer pada bagian kakinya yang nyaris patah tak dapat digerakkan, OTK juga merusak 3 unit mobil Koperasi Pengangkutan Umum  Bintang Tapanuli (KBT) yang sedang terparkir dan 1 unit mobil pribadi warna hitam.

Selain itu data lain yang berhasil diperoleh wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyerangan dilakukuan Orang Tak Dikenal (OTK) di Doorsmeer milik J Silitonga yang terekam CCTV itu dilakukan oleh 4 orang. Tiga orang diantaranya masuk ke dalam Doorsmeer dengan membawa senjata benda tumpul jenis bambu di tangannya masing-masing. Ketiga OTK itu langsung memukuli mobil yang terparkir di lokasi Doorsmeer dan setelah itu langsung melarikan diri.

Namun hingga berita ini dikirim ke Redaksi, motif penyerangan itu belum di ketahui pasti, hanya saja sekelumit informasi yang didapat yaitu diduga terkait masalah perebutan jabatan di lingkungan Kopersi Pengangkutan Umum Bintang Tapanuli (KBT) yang kini dijabat oleh J Silitonga yang juga pemilik Doorsmeer Silitonga Bersaudara (Silbers)

Sementara Davit Lumban Raja (21) salah seorang korban yang tak tahu masalah turut menjadi korban dan menuturkan, kalau pelaku penyerangan itu sebanyak 5 orang datang dengan menggunakan 1 unit mobil Avanza warna hitam dan sepedamotor RX King, Minggu (17/2) sekira pukul 00.00 Wib.

Ceritanya kata Davit, ketika itu dirinya bersama karyawan lainnya yang lagi duduk-duduk depan Doorsmeer, tiba-tiba satu unit mobil Avanza warna hitam dan sepedamotor kereta RX King berhenti di depan mereka dan orang yang ada di dalam mobil itu turun langsung menyerang.

“Aku waktu kejadian itu tak sempat lari, dengan menggunakan senjata mambu mereka memukuli kaki ku, sedangkan kawan-kawan ku lainnya sempat berlarian meninggalkan aku sendiri,”sebut Davit yang terus merintih menahan sakit.

Hal senada juga dikatakan W. Pasaribu, yang menyebutkan kalau dirinya langsung melihat kejadian penyerangan itu, namun ia mengaku tak tahu berapa nomor BK mobil Avanza warna hitam yang membawa Orang Tak Dikenal (OTK) itu.

“Aku langsung melihat mobil Avanza itu berhenti di Depan Doorsmeer, aku sangka juga mobil itu mau dicuci dan aku sembat mengerakkan tangan ku untuk memberi isarat agar mobil itu masuk. Tapi tak taunya tiba-tiba orang di dalam mobil itu turun mereka masing membawa benda tumpul agak panjang jenis bambu,” ucap W. Pasaribu yang mengaku sebagai Mandor di Doorsmeer Silbers.

Atas kejadian tersebut, pemilik doorsmeer telah melaporkannya ke Polsek Patumbak. “Hingga kini kasus penyerangan yang menimbulkan korban dan pengrusakan mobil dalam penanganan petugas Reskrim Polsek Patumbak. Tadi Polisi telah datang kemari (Doorsmeer) mengambil hasil rekaman kamera CCTV,” bilang J Silitonga.(rel/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru