Antisipasi Banjir, Jalur Sungai Aek Siborgung, Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung, Taput Dinormalisasi

Editor: metrokampung.com

TARUTUNG, metrokampung.com
Jalur Sungai Aek Siborgung, Desa Parbubu Dolok Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara saat ini mengalami kondisi pendangkalan dan penyempitan terutama di bagian hilir hingga ke kompleks Asrama Kompi Senapan A, Lapogambiri, yang berada di jalur Jalan Nasional Tarutung-Sibolga.

Setiap kali turun hujan, kawasan ini akan mengalami banjir dari luapan Sungai Aek Siborgung dan menggenangi Jalinsum dan pemukiman warga, Markas dan perumahan prajurit Kompi 123/Lapo Gambiri. 

Dalam rangka mengantisipasi banjir di wilayah ini khususnya saat hujan, dilakukan normalisasi, dimulai sejak Rabu kemarin, tgl 21 Januari 2026.






Pada badan sungai, ditemukan tumpukan material sedimen padat yang sebagian besar badan sungai sudah ditumbuhi rumput akibat pendangkalan dan longsoran dari tebing di tepi sungai sehingga lemahnya alur yang memicu. 

Pada badan sungai, ditemukan tumpukan material sedimen padat dan batu longsoran dari tebing di tepi sungai sehingga menambah dangkalnya badan sungai. 

Penghuni Asrama Kompi 123 Lapo Gambiri pun meminta bantuan pengusaha "Bung Tolkit" Bangun Lumbantobing, Ketua Bobby Lover Tapanuli Utara yang keseharianya dikenal pemilik UD. TOLONG KITA Tarutung untuk melakukan normalisasi.

Hari ini Kamis tgl 22/01/2026 terlihat sebuah alat berat jenis Ekskavator sedang sibuk bekerja membersihkan dan mengangkat material yang memadati badan sungai yang dikendalikan oleh Operator Tunggul Sipahutar, dibawah pengawasan langsung dari tokoh masyarakat Erri Aritonang dan Pa korps. Kompi Senapan A Kapt. Inf Joni Simamora. 

Bangun Lumbantobing saat mengkordinir normalisasi mengungkapkan niatnya membantu normalisasi ini diawali dari permintaan warga dan Komandan Kompi Lapo Gambiri pada pekan lalu.

Bangun Lumbantobing menyebutkan inisiasi itu juga didorong niatan bahwa dalam mendukung program pemulihan bencana yang dilakukan Pemkab Taput, tidak ada salahnya dia ikut membantu, apalagi dengan kondisi saat ini, dia tahu bertahan sejumlah alat berat masih beroperasi di daerah bencana yang paling parah.


"Kita memastikan normalisasi ini akan berjalan hingga benar-benar tuntas," ucap Tolkit, yang dikenal memiliki kepekaan dan kepedulian masalah sosial masyarakat, yang turut membantu Masyarakat yang tertimpa bencana alam 25/11/25 di beberapa titik di kecamatan Adiankoting. 

Menurut salah seorang warga, bapak Eri Aritonang, kepada awak media menjelaskan bahwa normalisasi seperti itu perlu dilakukan secara rutin demi mengatasi banjir yang sudah sering terjadi.

" Kami warga disini mengucapkan terimakasih atas normalisasi ini sehingga bisa mengurangi dampak banjir akibat sungai ini meluap dan semoga upaya seperti ini dapat terus dilakukan setidaknya sekali dalammsua tahun," harap Eri Aritonang.

Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini