Dewan Minta Pertamina Cabut Izin SPBU yang Tidak Jual Minyak ke Petani Sergai

Kamis, 12 September 2019 | 16.21 WIB
Kali Dibaca |

H Zulkifli Barus (paling kanan), Priyanto, H. Wagirin Arman, Misrun dan Heriono.

Medan, metrokampung.com
Ketua DPRD Sumatra Utara H. Wagirin Arman, S.Sos menerima audensi   Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)  dari Kabupaten Serdang Bedagai.

Gapoktan yang beraudensi Ketua Gapoktan Tani Keluarga Kecamatan Pantai Cermin Misrun, Ketua Gapoktan Sahabat Tani - Pulaugambar Kecamatan Serbajadi Priyanto dan Ketua Gapoktan P3 Sri Rezeki Kecamatan Teluk Mengkudu Heriono. Mereka didampingi Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut H. Zulkifli Barus.

Juru bicara Gapoktan Misrun mengungkapkan, ada 49.000 hektare areal persawahan di Kabupaten Serdang Bedagai. Namun kini banyak para petani mengalami keresahan  dan mengeluh karena saat musim tanam  mereka kesulitan  mendapatkan minyak solar maupun premium.

Sehingga tidak dapat menggunakan peralatan Hentraktor, Kombaine (odong2) serta berbagai jenis peralatan mesin  lainnya. Kondisi itu membuat mereka terkendala mengolah lahan persawahan.

Pengusaha SPBU  membuat ketentuan  bagi setiap petani yang ingin membeli minyak utk keperluan pengolahan sawah,   harus ada rekomendasi dari dinas pertanian, tidak cukup hanya surat  kepala desa saja.

Rekomendasi  itu sulit dan memberatkan petani.

 "Masak setiap beli satu jirigen harus ngurus rekomendasi ke Dinas Pertanian, kapan kerjanya," tutur Misrun sambil melaporkan kepada Ketua DPRD Wagirin Arman bahwa kebijakan pihak SPBU tersebut  mengakibatkan  petani lamban mengelola lahan mereka hingga sering terlambat mengikuti pola tanam.

Pada bagian lain Ketua Gapoktan  Sahabat Tani -  Serbajadi Priyanto menyampaikan permohonan dana hibah dari Pemvropsu melalui Ketua DPRD Sumut H. Wagirin Arman berupa pengadaan tiga unit tracktor untuk dipergunakan para petani Serdang Besagai.

Wagirin Arman berjanji akan menyurati pihak Pertamina agar ambil peran membantu petani Sergai. Pengusaha SPBU yang mengharuskan para petani meminta rekomendasi kepada dinas pertanian baru dapat membeli minyak, diharap mencabut kebijakannya,  karena itu memberatkan petani.

Wagirin juga meminta  pimpinan Pertamina memberikan arahan kepada para pengusaha SPBU.  "Bila masih ada mereka yang menyusahkan petani cabut saja izin oprasionalnya, "pinta Wagirin.

Wagirin juga menyebutkan akan mempelajari usulan pengadaan terktor untuk petani Sergai.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

 
©Copyright 2017 - All Rights Reserved