SUMUT

NASIONAL

Kabel Listrik PLN di Huta Manik Disokong Bambu, Rumah Dukun Nyaris Ambruk

Kamis, 16 Juli 2020 | 20.50 WIB
Kali Dibaca |

Rumah dukun yang tak berpenghuni lagi namun meteran dan listriknya gak dicabut PLN.
Simalungun, metrokampung.com
Warga Huta V Manik, Nagori Silau Manik, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun mengeluhkan kabel listrik PLN di tempat mereka yang kendor dan sudah berlangsung cukup lama.

Pantauan di lapangan, kabel yang kendor tersebut juga mengancam para pengguna jalan ketika melintasinya. Saking kendornya, kabel yang dialiri arus listrik tegangan tinggi itu hanya berjarak sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Sehingga kondisinya sangat membahayakan keselamatan warga maupun anak-anak di lingkungan mereka.

Kabel listrik yang kendor hingga 1 meter di atas tanah disanggah pakai bambu. 
Menurut keterangan warga, tak hanya kendur, kondisi kabel juga ada yang mengelupas. Bahkan, warga sudah ada yang menjadi korban sengatan listrik bertegangan tinggi itu.

Warga sudah melaporkan kondisi kabel jaringan listrik kendor itu kepada pihak PLN, namun sampai hari ini belum juga ada perbaikan.

Sementara warga menyanggah kabel jaringan listrik menggunakan bambu untuk mengantisipasi sengatan kembali terjadi.

Salah seorang warga memperlihatkan kabel listrik yang kendor di tempatnya.
“Saya sudah pernah kesetrum listrik dari kabel yang kendor itu. Untung gak meninggal dunia dan bersukur masih selamat walau kondisi tubuh saya saat ini tidak sebugar dulu akibat musibah itu,” kata salah seorang warga Huta Manik yang minta namanya dirahasiakan seraya
berharap agar kabel listrik tersebut diperbaiki.

“Saya berharap PLN segera memperbaikinya, jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan menelan korban dan membahayakan keselamatan warga dan anak-anak,”tambahnya lagi, Kamis (16/7/2020).

Warga lainnya, pria beruban marga Saragih Siaduruk menuturkan bahwa dirinya juga pernah melaporkan kondisi kabel jaringan listrik tegangan tinggi di dusunnya tersebut kepada petugas PLN.

“Namun, sampai hari ini pihak PLN belum juga datang untuk memperbaiki. Saya berharap kepada PLN agar segera memperbaikinya sebelum menelan korban,”pinta Siaduruk.

Parahnya, ada salah satu rumah milik warga di sana yang sudah tidak ditempati dan kondisinya hampir ambruk, jaringan listrik maupun meternya tidak juga dicabut PLN. Disebut-sebut rumah tersebut kepunyaan dukun marga Sidamanik.

Terpisah, Ketum LSM Sanpan RI, Aspin Sitorus ST juga minta PLN tangap dan cepat menindaklanjuti keluhan warga di Huta Manik itu.

"Jangan ada warga yang kesetrum lagi, PLN baru kelabakan dan tak mau disalahkan,"bilangnya. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru