Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Fenomena Ratusan Ton Ikan Mati di Panguruan, Bupati Minta Jajarannya lakukan Pegecekan di Silalahi

Minggu, 25 Oktober 2020 | 19.10 WIB
Kali Dibaca |



Sidikalang, metrokampung.com
Sehubungan dengan adanya kejadian ikan yang bermatian di desa Siogung-ogung kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir mencapai 109 ton ikan, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu langsung memerintahkan jajarannya BPBD, Satpol PP, Camat Silahisabungan untuk memantau langsung perairan Tao Silalahi.

Pemantauan ini diharapkan guna mengantisipasi agar di Tao Silahisabungan tidak terimbas dengan apa yang terjadi di kabupaten Samosir tersebut.

"Jajaran pemerintah terkait sudah turun ke lapangan, mereka masih melakukan kajian, apakah di tao silalahi mengalami potensi dampak yang serupa sebagai mana yang terjadi di Kabupaten Samosir tersebut," terang Bupati Eddy Berutu, Sabtu (24/10/2020).

Camat Silahisabungan, Hamaska Presdi Ardianto Silalahi yang  memantau langsung di sekitar lokasi Tao Silalahi dengan mengunjungi berbagai keramba jaring apung yang merupakan usaha mayoritas dari penduduk Kecamatan Silahisabungan menyampaikan bahwa dari hasil pantauannya bahwa ikan dalam kondisi stabil dan belum ditemukan adanya fenomena ikan mati di tao Silalahi.

"Ikan dalam kondisi stabil dan kalaupun ditemukan ikan yang mati masih dalam batas kewajaran, bukan seperti yang terjadi di Pangururan berdasarkan wawancara langsung dengan pekerja keramba dan pelaku usaha," terang Hamaska.(vikram/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru