Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Pemkab Labuhanbatu Beserta OPD Terkait Belum Juga Respon Pengerjaan Omar Bakri

Senin, 05 April 2021 | 20.30 WIB
Kali Dibaca |



Labuhanbatu, Metrokampung.com
Hingga saat ini, meski sudah dipublikasi media bahwa pengerjaan usaha Omar Bakri yang berada di Desa Lingga Tiga belum menyelesaikan secara jelas ijin pengelolaannya, namun Pemkab Labuhanbatu yang dilengkapi sejumlah OPD terkait disinyalir tidak juga merespon untuk lakukan hal hal yang semestinya terhadap usaha tersebut.

Ironisnya selain usaha tersebut telah menumpat akses parit yang dibangun dengan dana APBD Provsu  ini ditumpat sepanjang 280 meter beserta gorong gorong yang berakibat menggenang nya air dikala hujan sehingga menghambat lancarnya lalu lintas pengendara, tetap saja tidak menghentikan kegiatannya.

Hal tersebut dikatakan ketua DPD LSM ICON RI Kabupten Labuhanbatu R Fajar Sitorus pada media uni. Dan mengecam sistim pemerintahan Labuhanbatu diduga memiliki  mangament pasif," paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa pihaknya telah mengkomfirmasikan hal tersebut kepada sejumlah OPD terkait diantaranya Camat Bilah Hulu, Kasatpol PP M. Yunus yang mengatakan bahwa parit tersebut bukan parit APBD Labuhanbatu, Kepala Dinas BPMTP2SP Supriono siap akan melayani pengajuan dari pengusaha. Bahkan Kepala Dinas LH  baru mendengar dan mengaku bahwa sebenarnya badan usaha dimaksud tersebut harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi  pada beberapa waktu lalu,"tandasnya.

Sebelumnya dikabarkan rencana Omar Bakri akan membangun tempat wisata water bom pada 9 ha hamparan miliknya di kecamatan Bilah Hulu yang telah berlangsung sejak (17/2/2021) disinyalir belum memegang rekomendasi dari pemerintah kabupaten Labuhanbatu. 

Namun sangat disesalkan dari tinjauan dilokasi, kegiatan Omar Bakri tersebut telah memberikan dampak nyata banjirnya badan jalan usai diguyur hujan Jum'at Sore (19/3/2021) kemarin yang sempat mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas.

Irul selaku warga yang melintas sore itu merasa kesal atas kondisi jalan sore itu yang jelas akibat dari penumpatan parit dan gorong -gorong ,"ucapnya pada metro kampung.com 

Sembari berharap pada pemerintah kabupaten menindak perlakuan seperti ini, apalagi bangunan pemerintah pun tidak di pedulikan, seolah pemerintah ini tidak dianggap sama pengusaha ini,"harapnya.

"Selama ini jalan ini tidak pernah seperti ini meski hujan deras, sejak tertumpatnya parit ini lah makanya jalan jadi banjir begini bang. Ini pun pemerintah dianggap apa sama pengusaha ini berbuat sesukanya,"ucap Irul.

Terkait hal tersebut Camat Bilah Hulu Hamdi Erazona, SP, MM pada awak media ini via washapnya menjelaskan dari laporan metrokampung kemarin membenarkan pihaknya (Kasi Trantib/tim) langsung tinjau ke lokasi ( ke kegiatan Omar Bakri, Senin (15/3/2021).

Selain itu dijelaskan Hamdi bahwa berdasarkan laporan (Trantib /tim) kepadanya bahwa pihak pekerja Omar Bakri dilokasi mengaku akan memperbaiki Parit bangunan pemerintah dan gorong gorong yang tertutup akibat pengerjaannya,” tambahnya.

"Dan mengenai ijin pengerjaan lokasi mereka akui memang belum ada, sehubungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu pada saat ini belum fokus pada permohonan ijin /rekomendasi," tandasnya menirukan alibi pengusaha itu.(MK/Rfs SIMON)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru