Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Polsek Medan Timur Bantu Anggota TNI yang Alami Kebutaan

Jumat, 25 Juni 2021 | 18.55 WIB
Kali Dibaca |

Polsek Medan Timur membagikan bantuan berupa sembako kepada anggota TNI yang menjadi korban eroupsi Gunung Sinabung, sehingga kedua matanya tidak bisa melihat, Jumat (25/6/2021).

Medan, metrokampung.com
Sebagai bentuk kepedulian dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Bhayangkara, Polsek Medan Timur membagikan bantuan berupa sembako kepada anggota TNI yang menjadi korban eroupsi Gunung Sinabung, sehingga kedua matanya tidak bisa melihat. 

Pemberian sembako itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin di kediaman anggota TNI Pratu Gilang Fajar di Komplek CPN Kelurahan Bengkel Kecamatan Medan Timur. 

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menyebutkan, pembagian sembako ini dalam menyambut HUT ke 75 Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021. 

"Kegiatan ini dalam menyambut HUT Bhayangkara," sebutnya. 

Selain itu, kata dia, pihaknya sengaja memberi bantuan ini untuk meringankan beban anggota TNI yang menderita kebutaan akibat erupsi Gunung Sinabung. "Bentuk kepedulian kita disaat HUT Bhayangkara," terangnya. 

Lanjut dia, pada tahun ini, HUT Bhayangkara mengangkat tema Transpormasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia Maju. 

"Seperti tema tahun ini, kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan sehingga masyarakat sehat," ucap dia.

Sementara itu, Pratu Gilang Fajar mengucap terimakasih kepada Polri khususnya Polsek Medan Timur yang telah membantu dirinya dengan membagikan sembako. 

"Saya sangat senang mendapatkan bantuan, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat," katanya. 

Didampingi istrinya, Gilang menceritakan kebutaan yang dialaminya itu pada tahun 2014. Saat itu, dia yang baru 2 tahun menjadi anggota TNI mendapatkan tugas kemanusian untuk membuat perumahan di Puncak Siosar Kabupaten Karo.

"Pada tahun 2014 saya ditugaskan ke Puncak Siosar untuk membuat rumah. Saat mengangkat material tiba-tiba erupsi gunung," terangnya.

Saat itu, kata dia, dirinya tidak bisa menghindar dari semburan abu vulkanik. 

"Saya menghirup debu vulkanik sehingga menyerang saraf," ucap pria berusia 28 tahun itu. 

Setelah kejadian itu, katanya, dia tak sadarkan diri sehingga harus mendapatkan perawatan serius. "Karena saraf saya kena, disitu saya langsung tidak bisa melihat sama sekali," ucapnya. 

Saat ini ia fokus menjadi atlit judo disabilitas di Minvetcatdam I/BB. "Saya sekarang fokus jadi atlit judo," terangnya. 

Sebelumnya, Polsek Medan Timur juga memberikan bantuan berupa sembako kepada anggota Polri Aiptu J Sitorus yang mengalami sakit stroke. Selain itu, Polsek juga memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas dan masyarakat.(rel/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru