Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Kantor Desa Simempar Sering Tutup Perangkat Jarang Ngantor, Setahun Habiskan Anggaran Ratusan Juta

Kamis, 12 Agustus 2021 | 13.02 WIB
Kali Dibaca |

Kades Simempar bersama istri di depan kantor desanya.

Gn Meriah, metrokampung.com
Kantor Kepala Desa Simempar Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang yang lokasinya berada di desa sebelahnya Desa Gunung Paribuan sering tutup dan jarang ada aktifitas pemerintahan desa. 
 Sehingga perangkat desanya jarang masuk kantor dan lebih memilih pergi ke ladang.
 Punbegitu, anggaran gaji, jaminan sosial kepala desa dan perangkat, operasional pemerintah desa serta belanja modal setahunnya mencapai Rp 246 juta lebih hingga Rp 327 juta lebih.

 Hal ini terungkap di dalam laporan realisasi penyerapan Alokasi Dana Desa (ADD) Simempar TA 2019-2020.

 Pada TA 2019 honor kades dan perangkat setahun Rp 189.600.000, jaminan sosial kades dan perangkat Rp 16.133.568, operasional pemdes Rp 95 juta, belanja modal Rp 27.125.000 totalnya Rp 327.858.568.

 Sementara TA 2020 menurun hanya Rp 246.946.700. Informasi diperoleh bahwa warga Desa Simempar hanya berjumlah 38 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 165 orang.

Mereka termasuk kades, sekdes, bendahara, perangkat maupun kepala dusun semuanya tinggal di Desa Gunung Paribuan. Mereka ke Simempar hanya untuk berladang.

 Kini perlahan 4 unit rumah bantuan untuk warga miskin dari Pemkab Deli Serdang telah berdiri di Desa Simempar. Salah satu penerimanya, Karya Sembiring, orang tua Kades Simempar. Pemdes Simempar juga mengucurkan dana Rp 30.090.000 untuk pembangunan 7 unit rumah warga diambil dari ADD TA 2019. 
 
Punbegitu, rumah-rumah tersebut hanya sebagai rumah singgah. Sebagai warga Desa Simempar masih kembali ke rumahnya di Desa Gunung Paribuan.
 
Sejumlah warga Simempar mengakui jika kantor desa mereka sering tidak dibuka. Para perangkatnya juga jarang masuk kantor. 
 
"Lebih sering ke ladang daripada masuk kantor. Kesannya makan gaji buta lah.
Kalau kita butuh surat cukup jumpai kades di rumahnya,"bilang Tarigan, warga Simempar.
 
Sementara warga lainnya mengaku kaget dengan besarnya anggaran kantor  maupun gaji perangkat desa mereka
 
"Kantor jarang buka, tapi anggarannya puluhan juta. Udah gitu honor tetap jalan padahal jarang kali masuk kantor. Hebat betul caranya ngabisi anggaran negara,"tambah Pak Ginting.
  
Kades Simempar Wari Tarigan terkesan memberikan jawaban tidak menyambung dengan pertanyaan wartawan.
 
"Gimana lih. Makasih banyak lih,"tulisnya melalui messeger.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru