Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Perempuan Desa Penakluk Pria-Pria Bermobil (9), Kenalan di WeChat Sempat Menggugurkan Kandungan

Rabu, 04 Agustus 2021 | 15.16 WIB
Kali Dibaca |


Sama dengan pertemuan pertama dan kedua mereka. Ina (nama samaran) kembali memuaskan syahwat kenalan barunya pada pertemuan ketiganya.
 
Lokasinya tetap sama. Yakni di depan galon arah Simpang Selayang dari Simpang Pemda dan di dalam mobil.
 
Sedikit malu tapi Ina tak menolak ketika tubuhnya diraba dan diremas. Iapun dengan gesitnya menyentuh "onderdil" milik pria barunya dari dalam celana jeans yang dipakainya.
 
Kedua tangan Ina gantian bekerja usai resleting diturunkan. Mulut Ina mengakhiri permainan.
  
Ina kelelahan. Bibirnya yang tak lagi bergincu diusapnya pakai kertas tisu. Pria barunya tertidur pulas di bangku belakang stiur. 
 
Pria yang dikenal Ina melalui pertemanan wechat tersebut sempat 5 tahun menjadi teman kumpul kebonya.
 
Bahkan Ina pernah menggugurkan janin muda dalam rahimnya akibat perbuatan mereka berdua. 
 
Sayup-sayup terdengar suara mengaji dari mesjid tanda waktu masuknya sholat subuh.
 
Mobil pun di putar arah menuju kos-kosan Ina. Saat mobil berjalan perlahan Ina masih terkulai dibangku samping supir.
 
Rambutnya terlihat acak, baju kaos ketat yang dipakainya seperti terlihat kekecilan karena membungkus bukit kembarnya yang lumayan besar.
 
Tiba di depan kosnya, Ina dibangunkan. Ina sempat terkaget. Akhirnya Ina pun turun dari mobil dan melangkah masuk ke pekarangan rumah kosnya melawati kamar pacarnya.
 
Belum jauh meninggalkan tempat kos Ina, ada pesan masuk ke hape pria barunya melalui WhatsApp. Ina mengajak ketemuan lagi besok. 
 
Apakah mereka jadi ketemu dan apa yang akan mereka lakukan keesokanya, tetap baca kelanjutan berita ini. Ina adalah perempuan perantau dari salah satu desa di Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang. Desanya pernah berjuluk desa siluman karena warganya tinggal di desa lain dan sempat viral di media cetak dan online juga media sosial Facebook. Orang tua Ina sangat taat beribadah setiap minggunya. Mereka menikah impal (sesama keluarga). Keluarga Ina juga pamong di desanya. (*/bersambung)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru