![]() |
| Sambutan : Sugito, S.Sos, MH, Staf Ahli Kementerian Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal saat menyampaikan sambutan dan paparannya. |
Langkat, Metrokampung.com
Di tengah gonjang- ganjing MBG yang banyak membuat anak- anak keracunan dan di tengah ketidak kepastian KDKMP, PAPDESI menggelar seminar KDKMP di Kabupaten Langkat, Rabu (16/9/2026), dengan tema : Peran KDKMP dan Program MBG Dalam Meningkatkan Perekonomian Desa dan Mengentaskan Kemiskinkan. Kegiatan itu digelar di gedung PKK Langkat, di Stabat, dan dihadiri antara lain oleh : Hj. Wargiyati, SE, Ketua DPP PAPDESI, Zainul Akhyar, Ketua DPD PAPDESI Sumut, Aslinda Nasution, SE, Ketua DPC PAPDESI Langkat, Rudi Kinandung, Asisten Pemerintahan & Kesra Setdakab. Langkat, Robby Deritawan Sitepu, Kadis PMD Langkat, Ir. Tedy Try Cahyono, Staf Ahli BP. Taskin, Sugito, S.Sos, MH, Staf Ahli Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal serta Ahmad Senang, anggota DPRD Langkat, para kepala desa dan pengurus PAPDESI dari Kabupaten lain di Sumatera Utara, seperti para pengurus PAPDESI dari Kabupaten Deli Serdang dan Tanah Karo.
![]() |
| Rudi Kinandung, Asisten Pemerintahan & Kesra Setdakab. Langkat. |
![]() |
| Ir. Tedy Try Cahyono, Staf Ahli BP. Taskin |
Staf Ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sugito S.Sos, MH dalam sambutannya mengatakan, program KDKMP merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan untuk memperkuat ekosistem kelembagaan di lebih dari 75.200 desa di Indonesia. Karena itu, diharapkan KDKMP bisa berjalan seperti yang diharapkan, dan bisa bergandengan tangan dengan MBG untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mewujudkan masyarakat yang sehat dan bergizi.
"Karena itu, diharapkan agar kita semua mendukung KDKMP dan MBG di daerah kita masing- masing," ujarnya.
Selanjutnya, Asisten Pembangunan dan Kesra Setdakab Langkat, Rudi Kinandung dalam sambutannya menegaskan, desa harus menjadi penggerak ekonomi yang bermanfaat dan tepat sasaran bagi masyarakat.
"Karena itu, diharapkan agar kita semua mendukung KDKMP dan MBG di daerah kita masing- masing," ujarnya.
Selanjutnya, Asisten Pembangunan dan Kesra Setdakab Langkat, Rudi Kinandung dalam sambutannya menegaskan, desa harus menjadi penggerak ekonomi yang bermanfaat dan tepat sasaran bagi masyarakat.
![]() |
| Hj. Wargiyati, SE, Ketua DPP PAPDESI. |
![]() |
| Ahmad Senang, Anggota DPRD Langkat. |
"Karena itu, melalui seminar nasional ini, kita berharap dapat mengcover isu-isu negatif terkait MBG dan Kopdes serta membuka wawasan bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Ir. Tedy Try Cahyono, staf ahli BP. Taskin sebagai yang mewakili Kepala BP. Taskin, Budiman Sujatmiko yang berhalangan hadir dalam paparannya mengatakan, koperasi itu bukan hanya ada di Indonesia. Karena itu, kalau kita cerita koperasi, maka kita cerita tentang banyak negara di dunia.
"Ya, seperti Cina, dulu mereka adalah bangsa yang konsumtif, tapi sekarang mereka menjadi negara maju, karena rata rata mereka sekarang adalah pemilik toko dan pabrik yang notabene adalah pengurus dan anggota koperasi, dimana dalam pemikirannya mereka bukan hanya membeli dan menghabiskan barang, tapi juga bagaimana mereka bisa mendapatkan keuntungan balik (cash back)," ujarnya.
"Pemikiran itu tentu patut untuk kita tiru, untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan kita," tambahnya. (BD)




