Tim KKS Deliserdang Nilai Lomba Desa Sehat di Denai Lama

Editor: metrokampung.com

PANTAI LABU, Metrokampung.com
Tim Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Deliserdang melakukan penilaian lomba Desa Sehat di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (28/10/2026). Penilaian tersebut bertujuan mendorong desa menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Tim KKS Kabupaten Deliserdang dipimpin Zulfahmi Hasibuan, bersama anggota dr. Jhon Carlos Alberto Pakpahan, Jekson Turnip, ST, Veronica Margaretha, dan Lady Rosary Julianty Pasaribu, SKM, M.Kes. Kedatangan tim disambut Sekretaris Camat Pantai Labu Muhammad Azizur Rahman, S.STP, M.Si, Kepala Desa Denai Lama Parnu, SE, serta Ketua TP-PKK Desa Denai Lama Ny. Julita Parnu.

Camat Pantai Labu Boby Arianto, S.STP, M.AP, melalui Sekretaris Camat Muhammad Azizur Rahman, menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai. Dia berharap kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, Desa Denai Lama memiliki potensi yang dapat mendukung pengembangan desa sehat. Selain pernah meraih prestasi di tingkat provinsi dan bidang PKK, desa tersebut juga dikenal sebagai desa wisata dengan sejumlah destinasi, di antaranya Pasar Kamu, Sanggar Lingkaran, dan Agro Palonaga.

“Melalui lomba Desa Sehat ini, kita berkesempatan menunjukkan kemampuan Desa Denai Lama. Harapannya, kegiatan ini memotivasi kita untuk mewujudkan desa sehat, bukan hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga keluarga, pendidikan, dan aspek lainnya,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Tim KKS Kabupaten Deliserdang juga melakukan penilaian di Desa Kubah Sentang, Kecamatan Pantai Labu.

Ketua Tim KKS Kabupaten Deliserdang, Zulfahmi Hasibuan, mengatakan penilaian Desa Sehat merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Bupati Deliserdang, yakni menjadikan Deliserdang sehat. Menurutnya, visi tersebut dapat tercapai apabila desa dan kelurahan terlebih dahulu menerapkan prinsip-prinsip kabupaten sehat di wilayah masing-masing.

Ia menjelaskan, setelah Forum KKS Deliserdang diperbarui melalui surat keputusan (SK) bupati, pihaknya langsung melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan capaian Kabupaten/Kota Sehat.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada 2025, ketika Kabupaten Deliserdang menerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda dari Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Dalam Negeri.

“Pada 2027, melalui penilaian Desa Sehat ini, insyaallah target kita Kabupaten Deliserdang meraih penghargaan Swasti Saba Wistara,” kata Zulfahmi.

Untuk mencapai target tersebut, Zulfahmi mengingatkan pemerintah desa dan kelurahan agar penerapan program Desa Sehat tidak berhenti pada perlombaan semata, tetapi dilaksanakan secara berkesinambungan.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan lima variabel penilaian serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.

“Lomba Desa Sehat ini menjadi pemacu bagi pemerintah desa dan kelurahan agar lima variabel penilaian dapat diterapkan secara berkelanjutan, dengan media sosial sebagai wadah bagi masyarakat untuk turut meningkatkan kualitas kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu Tim juri ,Jekson turnip  mengatakan  petunjuk penilaian yang mencakup 5 variabel utama, yaitu lingkungan dan sanitasi, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Variabel & Aspek Penilaian
Lingkungan dan Sanitasi: Kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, akses air bersih, serta pemanfaatan jamban sehat keluarga.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Penerapan kebiasaan hidup sehat di tingkat rumah tangga, termasuk sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS). 

Kondisi Riil dan Lapangan: Penilaian dilakukan secara dinamis melalui verifikasi langsung di lapangan setelah pemaparan (ekspose) oleh pihak desa. 

Sinergi dan Partisipasi Masyarakat: Keterlibatan aktif pemerintah desa, kader kesehatan, serta partisipasi warga dalam menjaga budaya hidup sehat.pada kesempatan itu Kepala Desa Denai Lama ,Parnu,SE memaparkan profil desa serta beberapa perdes yang telah di buat dan perdes Kawasan bebas asap rokok lagi tahap proses perdes agar masyarakat tetap sehat.

Hadir pada kegiatan itu Kepala Puskesmas Pantai Labu ,dr.Novitasari Sihaloho dan undangan lainnya.(Lubis/MK)
Share:
Komentar


Berita Terkini