Langkat, Metrokampung.com
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, mengapresiasi TNI atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi solusi bagi masyarakat untuk memulihkan akses transportasi, mendukung keselamatan anak sekolah, serta menggerakkan kembali perekonomian desa pascabencana banjir. Dari total 100 titik jembatan yang ditargetkan di wilayah Kabupaten Langkat, sebanyak 56 titik telah rampung 100 persen.
Apresiasi tersebut disampaikan Tiorita saat menerima penyerahan hasil pembangunan Jembatan Perintis Garuda dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0203/Langkat melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Gedung Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (29/10/2026). Penandatanganan BAST dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0203/Langkat Letkol Inf. Medwin Sangkakala, S.Sos, M.Han, bersama Tiorita, disaksikan Sekdakab Langkat H. Amril, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, Camat Pematang Jaya, kepala desa dan lurah terkait, serta personel Babinsa jajaran Kodim 0203/Langkat.
Dalam pemaparannya, Medwin menjelaskan bahwa pembangunan 100 titik Jembatan Perintis Garuda merupakan program yang dilaksanakan secara bertahap di wilayah teritorial Kodim 0203/Langkat. Dari total tersebut, 56 jembatan telah selesai dibangun, sedangkan 44 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Berdasarkan jenisnya, pembangunan mencakup 19 jembatan perintis atau gantung, dengan 14 titik selesai dan 5 titik masih dikerjakan. Jembatan jenis ini memiliki batas maksimum beban yang melintas sebesar 450 kilogram.
Selanjutnya, 5 jembatan Aramco telah rampung seluruhnya dengan batas maksimum beban 20 ton. Untuk jembatan beton, dari target 75 titik, sebanyak 31 titik telah selesai dan 44 titik masih dalam pengerjaan, dengan batas maksimum beban 20 ton.
Sementara itu, 1 jembatan Bailey juga telah rampung dengan batas maksimum beban 20 ton. Medwin menegaskan, program pembangunan tersebut merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).
Program ini berangkat dari kepedulian Presiden terhadap kondisi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan warga yang kesulitan beraktivitas akibat kerusakan jembatan yang diterjang bencana banjir. Dia berharap Pemkab Langkat, terutama camat, kepala desa, dan lurah, bersama masyarakat dapat menjaga keberadaan jembatan yang telah dibangun.
Pemeliharaan harus dilakukan dengan memperhatikan kapasitas beban dan ketentuan penggunaan masing-masing jembatan agar infrastruktur tersebut tetap aman, berfungsi optimal, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, Bapak KASAD, serta secara khusus kepada Dandim 0203/Langkat beserta seluruh prajurit TNI yang telah bekerja keras di lapangan,” ujar Tiorita.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat bencana banjir. Terputusnya jalur transportasi tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan anak-anak yang harus menempuh perjalanan ke sekolah serta mengganggu aktivitas perekonomian desa.
“Melalui sinergi dalam program Jembatan Perintis Garuda ini, TNI kembali membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi bagian dari solusi. Jembatan gantung, Aramco, beton, hingga Bailey yang dibangun bukan sekadar struktur fisik, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita di Kabupaten Langkat,” ungkapnya.
Tiorita juga menegaskan bahwa penyerahan hasil pembangunan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan infrastruktur dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Untuk itu dia pun meminta para camat, kepala desa, lurah, dan masyarakat agar menjaga serta merawat jembatan, termasuk mematuhi batas maksimum beban yang telah ditetapkan demi keselamatan pengguna.
"Mari terus kita perkuat sinergi antara Pemkab Langkat dan Kodim 0203/Langkat demi kemajuan daerah yang kita cintai ini. Semoga kerja keras dan pengabdian tulus kita menjadi ladang ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya. (BD)


