PARIWISATA

NASIONAL

Tak Muluk-muluk, Golkar Optimis Dapat 7 Kursi di Pemilu 2019, PDI P Justru Yakin Menang

Jumat, 20 Juli 2018 | 19.29 WIB
Kali Dibaca |

Ketua DPD II Golkar Humbahas, Ir Harry Marbun MSc berpoto bersama wartawan usai diwawancarai dikantor KPUD Humbahas.

Humbahas-metrokampung.com
Menjelang pemilihan calon legislatif dalam pemilihan umum 2019, partai peserta pemilu beramai-ramai daftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) masing-masing ke KPU setempat. Sebelum mendaftarkan bacaleg ke KPU, tak jarang para pengurus partai melakukan konvoi. Namun ada juga diperwakilkan.

Disela pendaftaran bacaleg Golkar ke KPUD Humbang Hasundutan (Humbahas), ketua DPD II Golkar Humbahas, Harry Marbun kepada awak media Selasa kemarin (17/7/2018) mengatakan, bahwa pihaknya optimis mendulang suara dalam pemilu 2019.

Sebagai jawara dalam Pileg 2014 di Humbahas, Harry bersama kader Golkar lainnya ingin menambah koleksi kursi di DPRD  menjadi 7 kursi. “Dalam Pemilu 2014 lalu kita sudah berhasil meraih 6 kursi dari 25 jumlah kursi di DPRD Humbahas. Harapan kita dalam pemilu 2019, kursi itu kita targetkan bertambah menjadi 7 kursi,” katanya optimis.

Untuk mendapatkan 7 kursi tadi, kata Harri, pihaknya akan memaksimalkan potensi para bacaleg incumbent dan ketokohan atau figure para kader partai yang berpengaruh dan dipandang masyarakat disetiap kecamatan.

Sebagai ketua DPD II Golkar, Harri menyarankan semua bacaleg harus mendengarkan keluhan masyarakat, bukan keluhan pribadi. Sebab dengan mendengarkan keluhan masyarkat akan melahirkan solusi dan perhatian dari masyarakat itu sendiri.

Selanjutnya, kader Golkar fokus pada tiga point penting yakni, bekerja keras terhadap semua yang berhubungan dengan kesejahtraan masyarkat. Kader Golkar khususnya bacaleg tidak boleh tinggal diam. Dimulai dari penyusunan daftar caleg sementara (DCS) hingga daftar caleg tetap (DCT) semua caleg harus bekerja keras, memiliki inisiatif bahwa Golkar akan unggul didalam mempengeruhi masyarkat. “Dengan point penting tadi, kami optimis akan terbuka peluang dari 6 kursi menjadi 7 kursi,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua DPC PDIP Humbahas, Dosmar Banjarnahor kepada sejumlah awak media juga mengatakan, untuk Pemilu 2019 DPC PDIP Humbahas telah mendaftarkan bacaleg sebanyak 25 orang dari tiga daerah pemilihan di Humbahas. Dari 25 bacaleg tadi 36 persen diantaranya keterwakilan perempuan. Bacaleg tersebut, adalah putra-putri terbaik dari Humbahas dan anak rantau dari Humbahas.

Dalam pemilu 2019 itu, Kata Dosmar, pihaknya optimis sebagai pemenang. “Harapan kita PDIP menjadi partai pemenang dalam Pemilu 2019. Untuk jumlah kursi hanya Tuhan lah yang tahu,” katanya.

Ditanya strategi yang akan dilakukan jelang Pilcaleg, kata Dosmar, pihaknya akan melakukan yang terbaik kepada masyarkat. “Baik-baiklah kepada masyarkat,” singkatnya.

Sementara ketua KPUD Humbahas, Leonard Pasaribu kepada wartawan mengatakan, hingga pukul 18:00, pada hari terakhir pendaftaran bacaleg, parpol yang mendaftarkan bacaleg hanya 11 partai. Partai tersebut, adalah Perindo, Hanura, Nasdem, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PSI, PKPI, PKB, PAN.  Sementara partai peserta pemilu yang belum mendaftarkan bacalegnya yakni Partai Berkarya, Garuda, PBB, PPP, PKS. “Hingga pukul 18:00 Wib, kelima partai tadi belum menyampaikan berkas pendaftaran bacaleg. Sesuai ketentuan, kita akan tetap menunggu hingga waktu menunjukkan pukul 24:00 Wib,” tukasnya.

Ditanya berkas apa saja yang perlu dilengkapi untuk pendaftaran bacaleg, kata Leonard, surat pencalonan (formulir model B), daftar bakal calon per daerah pemilihan (formulir model B.1), surat pernyataan bahwa partai politik telah melaksanakan seleksi bakal calon secara demokratis (formulir model B.2).

Disinggung apa saja yang menjadi kendala dalam pendaftaran bacaleg dari masing-masing partai peserta pemilu, lanjut Leonard, tatacara penyusunan bacaleg keterwakilan perempuan, legalisasi kepengurusan partai, keleletan sipol atau jaringan. “Kendala tadi tidak terlalu mengganggu dalam proses penerimaan berkas bacaleg. Hanya saja atas kendala tadi memakan waktu untuk dalam proses penerimaan berkas untuk salahsatu parpol,” tandasnya. (Firman Tobing/simon)    

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru