SUMUT

NASIONAL

Camat Pakam Dituding Asbun, Sampah Warga Dibiarkan Menumpuk

Senin, 12 Agustus 2019 | 23.02 WIB
Kali Dibaca |

Camat Boloni saat dilantik menjadi Camat Lubukpakam oleh Wabup Deliserdang semasa Zainuddin Mars.

Lb Pakam - metrokampung.com
 Sebagian besar warga Kecamatan Lubukpakam menyesalkan kinerja camat mereka. Camat Lubukpakam, Kurnia Boloni Sinaga SSTP dituding asal bunyi (asbun) soal pengelolaan sampah di wilayahnya. Alhasil, banyak warga yang membuang sampah rumah tanggannya disembarang tempat daripada membusuk karena tak diangkat oleh truk sampah milik kecamatan.

 Seperti yang dialami oleh warga Perumnas Bumi Serdang Permai (BSP) Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam. Selain dibakar, sebagian warga di sana terpaksa membuang sampahnya ke lokasi perkebunan sawit milik PTPN2 Kebun Pagar Marbau - Tarjung Garbus yang lokasinya tak jauh dari perumahan tersebut.

 Padahal keluhan warga soal sampah tersebut telah berulang kali disampaikan kepada Camat Boloni. Namun tetap saja sampah warga dibiarkan menumpuk sehingga menimbulkan aroma busuk. Keresahan warga BSP soal sampah yang menumpuk juga telah disampaikan langsung oleh sejumlah wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat kepada sang camat.

 "Nantinya dalam pengelolaan sampah akan dilakukan oleh masing-masing kepala lingkungan atau dusun. Mereka inilah yang akan membuang dan mengutip retribusi sampah,"jelas Boloni ketika itu kepada jurnalis metrokampung.com dan beberapa wartawan serta LSM yang menanyainya.

 Namun hingga kini, penjelasan Boloni tak ada buktinya. Sampah di BSP maupun di sejumlah tempat desa lain di Kecamatan tetap dibiarkan menumpuk. Beberapa waktu lalu, Rabu (19/6/2019), Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar, menegaskan, kebersihan Lubukpakam sebagai ibu kota kabupaten harus tetap menjadi perhatian. Sehingga piala Adipura tetap bisa dipertahankan. Apalagi, Lubukpakam juga akan kembali ikut berkompetisi memperoleh Wahana Tata Nugraha (WTN).

 "Sebenarnya, menjaga kebersihan Kota Lubukpakam bukan kerja tahunan, tapi rutinitas sehari-hari yang harus dilakukan masyarakat dan pihak kecamatan. Camat, lurah, petugas kebersihan sebagai ujung tombaknya harus mampu berkerja sama," tegas Ali Yusuf Siregar didampingi Sekda Darwin Zein di hadapan Camat Lubukpakam, Karunia Boloni Sinaga, Sekcam, lurah dan mandor kebersihan ketika menyambangi kantor Camat Lubukpakam.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru