SUMUT

NASIONAL

4.04 Triliun Disediakan Dari APBN Tahun 2020 Untuk Penataan Danau Toba

Selasa, 15 Oktober 2019 | 11.06 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa-Metrokampung.com
Tiga Menteri melaksanakan Peletakan Batu Pertama pembangunan pengembangan Destinasi Super Prioritas Danau Toba pada lahan yang di kelola  Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) ) di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, Sumut, Senin (14/10/2019).

Ketiga menteri, Menko Luhut Panjaitan, Menpar Arief, Menhub Budikarya dan Dirut BPODT bersama dengan para Investor melakukan Groundbreaking (Peletakan Batu Pertama) Pengembangan Destinasi Super Prioritas Danau Toba dengan investasi Rp.4,04 triliun di Desa Sibisa Tobasa dan sekitarnya.



Selain peletakan batu pertama, kegiatan itu juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai pertanda dimulainya pengembangan Destinasi Super Prioritas Danau Toba. Peletakan Batu pertama diikuti 6 investor yg sudah menanam investasi senilai Rp.4,04 triliun.

Para investor yg hadir pada saat Groundbreaking diantaranya Ilham Panjaitan dari PT Agung Concern, Wiraseno dari PT ARCS House, Cristian Sentosa dari PT Cristal Land Development, Erwin Hutabarat dari PT Gamaland Toba Properti, Dewi Subwanto dari PT Indah Toba Mas, dan Junaidi dari PT Heritage Resort and Spa dengan nilai investasi sebesar Rp. 4,04 triliun untuk membenahi amenitas berupa The Caldera Nomadic Glamping Camp, Toba Kaldera Resort.

Luhut Binsar Panjaitan dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh investor untuk melibatkan dan mengutamakan peran serta masyarakat disekitarnya termasuk masyarakat Sigapiton, serta menghimbau masyarakat agar tidak mudah  mendengar orang orang yang tidak bertanggung jawab, ucap Luhut.


Lebih lanjut Luhut Binsar Panjaitan menghimbau kepada masyarakat Sigapiton supaya menyampaikan langsung setiap permasalahan yang dihadapi, ayo sama sama kita bangun daerah kita dan demi kesejahteraan bersama.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan bahwa acara hari ini terdapat tiga bagian, diantaranya Peresmian The Kaldera Nomadic Escave, Peletakan Patu Pertama Groundbreaking Toba Kaldera Resort, dan Penandatanganan Letter Of Investment (LOI) bersama 6 (enam) investor yang sudah berinvestasi.

Lebih lanjut Menteri Pariwisata menyampaikan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo bahwa Danau Toba sudah ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas yang pembangunannya harus berkelas dunia, dan diharapkan bulan April 2020 Pembangunan Glamping Camp sudah selesai dan boleh menjadi tempat menginap bersama Presiden, pungkasnya.

Sementara Menteri Perhubungan Budikarya Sumadi mengatakan bahwa Bandar Sibisa pada akhir tahun 2020 akan selesai dibangun dan dapat digunakan untuk pesawat jet, dimana pengembangan Bandara Sibisa menggunakan anggaran Rp.70 miliar.

Menhub juga menyampaikan bahwa Rp.1 triliun Anggaran Kementerian Perhubungan hingga tahun 2020 disalurkan Untuk Menata Kawasan Danau Toba juga. Seperti pembangunan 12 unit dermaga di Ajibata, Muara, Simanindo, Tigaras, Parapat, dan pengadaan 2 unit Kapal Ihan Batak dan Kapal Roro berpenumpang 500 orang untuk berkeliling Danau Toba, selain menyediakan bus wisata kapasitas 100 orang.

Acara Groundbreaking Pembangunan Toba Kaldera Resort dan Glamping Camp ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Bupati Simalungun diwakili Sekda Gideon Purba didampingi Kadis Pariwisata Resman Saragih, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor.

Pada kesempatan itu tokoh masyarakat Simon (Pak Helen) Sitorus, Pahala Sirait, Pontan Sirait, Kepala Desa Sigapiton Kapentus Gultom menyematkan ulos kepada para investor bersama para Menteri dan Dirut BPODT Arie Prasetyo.

Simon Sitorus juga menambahkan bahwa landasan lapangan terbang Sibisa sudah diperpanjang menjadi 2800 meter dan di kawasan Sibisa akan dibangun secara serentak 4 hotel berbintang 4, tutupnya.(t/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru