SUMUT

NASIONAL

LSM LAMI Minta Usut Dana Makan Warga Binaan Parawarsa dan Tuna Laras Berastagi

Kamis, 09 April 2020 | 23.02 WIB
Kali Dibaca |

Pekerja CS (Cleaning Service) saat mendorong Makanan Pake Becak Sorong Dari Parawasa menuju Panti Tuna Laras Berastagi. (foto : dok)

Berastagi, metrokampung.com
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LAMI Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia Kab Karo mengkritisi besaran anggaran Negara untuk warga Binaan Parawarsa dan warga Binaan Tuna Laras namun di anggap tidak manusiawi.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua LAMI Karo,  Rekro Tarigan kepada wartawan, Kamis (9/4) sore sekira pukul 16:00 wib saat langsung Investigasi di Dua UPT di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi yang berada di Jalan Jamin Ginting Berastagi tersebut.

"Kita sudah survei langsung di Parawarsa dan Tuna Laras semuanya sama, bahkan tempat memasaknya tidak layak di ruangan terbuka tanpa adanya atap, apabila hujan tiba maka sudah pasti meneteskan kedalam masakan tersebut, Ini tidak memanusiakan manusia," tegas Rekro lagi.

Selain LSM Rekro Tarigan juga salah seorang jurnalis yang tergabung dalam PJTK membeberkan bahwa, Parawarsa itu Pembinaan Wanita Tuna Susila dalam artian Mendewasakan para Wanita dalam binaan, sedangkan Tuna Laras, anak anak yang berkelainan perilaku yang secara Fisik berkelainan atau karena terisolasi hambatan gangguan mental.


Untuk itu lanjut Rekro lagi, Parawarsa dan Tuna Laras Dibawah naungan Dinas Sosial Provinsi bertujuan untuk memanusiawikan manusia agar sehat. Namun kenyataannya dari pola makanan sudah kurang sehat.

"Masaknya di Unit Parawasa setelah masak dimasukan kedalam Baskom lalu mengunakan sorong menuju unit Tuna laras dengan jarak tempuh 300 meter, ini sudah ngk betul memanusiawikan manusia seperti ini", ujar Rekro bertanya tanya.

Sayanganya, ketika hal ini di konfirmasi kepada Plt. Ka.UPT Parawarsa dan Tuna Laras Berastagi, Ardo Sitompul melalui TU Polmer Simanjuntak Via WhatsApp hingga berita ini dikirimkan ke Meja Redaksi, Kamis (9/4) Malam sekira pukul 22:40 Wib Tidak membalas walaupun Contreng Dua tandanya Dibaca. (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru