SUMUT

NASIONAL

Kabaharkam Polri Bantu Penderita Kangker Payudara di Kabupaten Deliserdang

Sabtu, 13 Juni 2020 | 19.18 WIB
Kali Dibaca |


Medan, metrokampung.com
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto memberikan bantuan pada penderita Kangker Payudara Rehulina Nainggolan (51) warga Jalan Makmur Ujung, Gang Flamboyan, Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ibey Nasution selaku staf Kabaharkam Polri kepada Rehulina penderita kanker payudara.

Pada kesempatan itu Kabahrkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto melalui vidio callnya mengatakan bahwa nantinya Rehulina akan mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Medan.

"Sebagai Polisi kita harus hadir ditengah - tengah masyarakat sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Idham Azis, "kata Kabaharkam Polri, Komjen Pol, Agus Andrianto yang disampaikan Ibey Nasution kepada wartawan dalam siaran persnya, Sabtu (13/6/2020).

Mantan Kapolda Sumut itu juga mengatakan bahwa segala pembiayaan Rehulina nantinya akan ditanggung oleh dirinya.

"Hari ini juga Rehulina akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan dan segala pembiayaan akan saya tanggung, "sebutnya.

Sementara itu Ibey Nasution mangatakan Komjen Pol Agus Andrianto sudah banyak membantu warga Sumut semasa menjabat sebagai Kapolda Sumut.

"Diperkirakan sudah 92 ribu warga Sumut telah mendapatkan bantuan pengobatan dari Komjen Pol Agus Andrianto, mulai dari pengobatan penyakit kanker, tumor dan katarak, "ungkapnya.

Cerita Rohulina

Saat ditemui di kediamannya, Jumat malam 12 Juni 2020,  Rohulina mengaku awalnya hanya tumbuh benjolan di payudaranya.

Namun, seiring bergantinya hari dan bulan benjolan tersebut  membesar dan pecah.

"Tiga hari lalu pecah dan sudah keras. Berdenyut rasanya," katanya.

Sang suami bernama Syamsul Kamal (55) mengaku, selama sakit sang istri hanya dibawa berobat ala kadarnya.

"Berobat dokter dan dikasih obat herbal aja, supaya denyut di payudara istri saya tidak berdenyut," ujarnya.

Ia mengaku, beberapa hari lalu  membawa istrinya ke puskesmas dan sang istri dinyatakan kanker.

"Pihak puskesmas menyatakan istri saya kanker payudara dan harus dilakukan operasi," jelasnya.

Namun, karena tidak adanya BPJS membuat Syamsul mengurungkan niat untuk mengoperasi penyakit yang diderita sang istri.

"BPJS belum di urus. Surat miskin tidak dapat lagi, tapi saya memohon sama kelurahan/kecamatan akhirnya dapat. Disuruh lagi ke Dinsos Deliserdang untuk pengurusan agar bisa dapat  Kartu Indonesia Sehat (KIS)," cetusnya.

Syamsul sendiri mengaku, sejak  pandemi COVID-19 melanda tidak lagi bekerja.

"Biasa kerja pasang reklama, tapi saat COVID-19, ya tidak kerja lagi. Kalau ada pun ya serabutan," katanya.

Syamsul sangat berterima kasih pada Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto yang telah memberikan bantuan.

"Saya hanya bisa berterima kasih. Semoga pak Agus sehat, dan juga pak Kapolri dimudahkan tugasnya," sebut Syamsul berurai air mata kebahagian atas bantuan Kabahrkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. (AS/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru