Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Pemkab Ajak HIPMI Labuhanbatu Kembangkan Ekonomi Kreatif

Senin, 26 Oktober 2020 | 12.53 WIB
Kali Dibaca |

 

Rantauprapat, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengajak Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Labuhanbatu berperan membangun ekonomi kreatif di daerah ini. Pada masa pandemi Covid-19, perekonomian tidak boleh dibiarkan terus melemah, tetapi harus didorong untuk bangkit.

"Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini berdampak terhadap menurunnya produktivitas perekonomian. Untuk itu Pemkab mengajak BPC HIPMI berperan aktif membangun ekonomi kreatif agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik," kata Pjs Bupati Labuhanbatu melalui Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Hobol Zulkifli Rangkuti saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) IV HIPMI Labuhanbatu IV, Kamis (22/10) lalu di Rantauprapat.

Menurut Hobol, masih banyak potensi Labuhanbatu yang dapat dimanfaatkan. Bahkan potensi ekonomi kreatif dan ekonomi digital.

Hobol merangsang HIPMI Labuhanbatu untuk andil dalam pemanfaatkan potensi teknologi, pertanian dan bisnis ekonomi kreatif untuk mengembangkan laju pertumbuhan perekonomian daerah.

"HIPMI mitra Pemkab Labuhanbatu yang sangat strategis untuk meningkatkan perekonomian dalam mendongkrak pendapatan asli daerah," sebut Hobol pada Muscab bertema meningkatkan optimisme ekonomi yang kuat dan peran pengusaha muda Indonesia di masa new normal.
Sementara, Ketua BPD HIPMI Sumut Mazz Reza Oranata diwakili Kabid Organisasi, Kaderisasi dan Kelembagaan, Olfo Olilasiba menjelaskan 3 hal penting dalam HIPMI, khususnya tugas pokok dan fungsi serta eksistensi HIPMI di kiprah nasional dan mengenai Undang-undang Cipta Kerja yang memiliki poin-poin penting untuk para pengusaha.

"Saya sampaikan, Undang-undang Cipta Kerja sebenarnya poin pentingnya menguntungkan buat kita pengusaha ataupun perusahaan. Adalah untuk jalur akses prioritas mendapatkan keringanan berbagai insentif mulai dari perpajakan, kemudian mulai dari akses permodalan. Produk-produk UMKM juga tidak dibebankan untuk biaya sertifikasi halal dan perlindungan bantuan hukum bagi pelaku UMKM," bebernya.

Pesan ketiga, amanah penting bagi pengurus HIPMI Labuhanbatu, bahwa HIPMI merupakan wadah dan organisasi silahturahmi dan persaudaraan pengusaha muda. Dia juga mengingatkan HIPMI agar melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tertunda.

Ketua BPC HIPMI Labuhan-batu Indra Firdaus menyebut, selama periodeisasi 3 tahun terakhir, pihaknya bukan hanya mengembangkan usaha yang ada, tetapi berupaya melahirkan pelaku usaha muda yang baru, serta membuat pelatihan dan seminar ke berbagai kalangan muda.(Oen/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru