Pengikut

SUMUT

NASIONAL

522 Rumah Tergenang Air di Desa Perbangunan, POSPERA: Pemkab Asahan Harus Tanggap Penyebab Banjir

Selasa, 01 Desember 2020 | 00.07 WIB
Kali Dibaca |


Asahan, Metrokampung.com
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) POSPERA (Posko Perjuangan Rakyat) Kabupaten Asahan meminta Pemerintah Kabupaten Asahan segera membentuk aksi cepat tanggap darurat banjir yang terjadi di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang.
Akibat banjir 1 meter tersebut. 

Sebanyak 522 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ketenda - tenda darurat serta mengungsi ketempat keluarga yang berada di luar Desa Perbangunan.

"Kami meminta Pemkab Asahan segera membentuk tim aksi cepat tanggap darurat banjir, karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah, "kata Ketua POSPERA Kabupaten Asahan T.L.M Pangihutan Sigalingging kepada wartawan saat meninjau banjir di Desa Perbangunan, Senin (30/11/2020).

Pangihutan Sigalingging yang akrab disapa Atong itu jug meminta Pemkab Asahan untuk segera mengirim makanan dan obat - obatan untuk masyarakat Desa Perbangunan.

"Masyarakat Desa Perbangunan sangat membutuhkan makanan dan obat - obatan serta tim medis, karena akibat banjir ini masyarakat sudah terserang penyakit gatal-gatal dan diare, "ungkapnya.

Masih kata dia, banjir yang melanda Desa Perbangunan diakibatkan jebolnya tanggul milik PT IPS (Inti Palm Sumatera) sehingga air yang berada di aliran parit bekoan milik PT IPS masuk ke parit perkampungan dan menggenangi rumah warga setinggi 1 meter.

"POSPERA Kabupaten Asahan meminta Pemkab Asahan segera menuntaskan tanggul yang dibangun PT IPS, akibat tanggul itu. Aliran pembuangan air tersumbat dan mengakibatkan 522 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, "tegasnya.

Lebih lanjut kata dia,  jika Pemkab Asahan tidak dapat menuntaskan permasalahan tanggul milik PT IPS. POSPERA Kabupaten Asahan akan menggelar aksi.

"Harusnya Pemkab Asahan dapat mendengar keluhan warga, karena tanggul milik PT IPS ratusan warga terpaksa kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya, "ujar T.L.M Pangihutan Sigalingging menegaskan.

Diketahui, banjir mulai melanda Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang sejak hari Kamis sore (26/11/2020) hingga Senin (30/11/2020) dan genangan air diperkirakan dapat terus naik. (AS/MK)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru