Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Evaluasi Percepatan Penangan Covid 19, Kapolres Simalungun bersama Forkopimda Laksanakan Rakor

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16.36 WIB
Kali Dibaca |


Simalungun, Metrokampung.com
Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi SSos MM bersama Kapolres AKBP Nocolas Dedi Arifianto SH SIK MH dan Dandim Letkol Rolly Souhoka SIP memimpin rapat koordinasi pemahaman tugas dan fungsi penanganan Covid-19 dan persiapan isolasi terpadu (isoter) di Kabupaten Simalungun. 

Rapat dilaksanakan di Posko Satuan Tugas Covid 19 Kabupaten Simalungun,  Jln Sangnawaluh Km 6, Kamis (19/08/2021), dengan materi rapat antara lain pemaparan dari masing-masing Dirut RSUD terkait dengan sarana dan prasarana pendukung dalam penangan pasien yang terpapar Covid 19,  pemaparan perkembangan Covid 19 di Simalungun dan pelaksanaan vaksinasi oleh Plt Kadis Kesehatan,  persiapan isoter,  persiapan Posko Satgas terkait struktur perubahan organisasi Posko Satgas Covid 19 Kabupaten Simalungun. 

Peserta rapat terdiri dari Kasdim Mayor Fransisko Dedi Sidauruk,  Kabag Ops Polres Simalungun Kompol Suriyanto ST SH MH, Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R Saragi,  Staf Ahli Bupati Akmal Harif Siregar,  Plt Ka BPBD Bop Presly Saragih,  Plt Kadis Kesehatan dr Lidya Saragih, Kadis Kominfo diwakili Edwin Toni Simanjuntak dan undangan terbatas serta menerapkan protokol kesehatan. 

Kapolres Simalungun dalam arahannya menyampaikan, dinamika Vaksinasi, menjadi prioritas Posko Gugus Tugas dalam Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Simalungun. "Kita membutuhkan big data dalam pendataan Vaksinasi, meliputi Ketersediaan Vaksin, serta data sarana prasarana agar tidak menjadi pemahaman yang berbeda,"katanya. 

Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun harus Optimal. "Diposko ini harus memiliki Pemetaan Pemberian Vaksin, agar dapat mengetahui pembagian Dosis Vaksin kepada masyarakat,"ujar Kapolres.

Sementara itu, Wabup Simalungun dalam arahannya menyampaikan,kasus di Simalungun saat ini meningkat, dimana yang melakukan isoman (isolasi mamdiri) sebanyak 226 orang. Untuk itu kepada pihak rumah sakit daerah diharapkan jangan menolak pasien yang terpapar Covid 19, kecuali tidak bisa untuk ditangani. 

Disamping itu,  Wabup berharap agar posko Satgas  menyampaikan laporan harian ke provinsi baik perkembangan covid,  pelaksanaan vaksinasi dan ketersediaan dosis vaksin sebagai bahan evaluasi pimpinan. 

"Untuk pelaksanaan Vaksin yang diberikan kepada masyarakat pastikan jumlah dan dosis yang diberikan serta jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat juga harus sama,"kata Wabup. 

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0207/ Simalungun antara lain menyampaikan, data persebaran Covid-19 setiap hari harus update dan dapat dipertanggung jawabkan, agar masing-masing fungsi tidak salah melaporkan kepada pimpinan selanjutnya.(ss/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru