![]() |
| Reses : Antoni Ginting saat reses di Desa Tebing Tanjung Selamat. |
Langkat, Metrokampung.com
Antusiasme warga Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang untuk menghadiri reses masa sidang III tahun ke IV tahun anggaran 2023 yang dilaksanakan Antoni Ginting, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Jum’at (8/9/2023), tepatnya di Dusun IV Tambak Rejo Desa Tebing Tanjung Selamat, memang patut diapresiasi. Ya, sebab ada ratusan warga yang hadir dalam acara reses tersebut.
Hal ini disebabkan karena banyak harapan dan aspirasi pembangunan yang diperjuangkan Antoni dan telah terealisasi serta dirasakan warga Desa Tebing Tanjung Selamat. Hal itu disampaikan Suheri, Kepala Desa Tebing Tanjung Selamat saat menyampaikan kata sambutannya dalam acara yang turut dihadiri Plt. Camat Padang Tualang M. Izwanda, Babinsa dan para Kades di wilayah Kecamatan Padang Tualang beserta para pengurus PAN Kecamatan Padang Tualang.
"Ya, banyak perhatian dari bapak Antoni terhadap desa ini. Banyak usulan pembangunan yang pak Antoni perjuangkan dan berhasil. Jadi, kinerja pak Antoni sebagai anggota DPRD Langkat sudah tidak perlu diragukan lagi,” ungkap kepala desa itu sembari disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Selanjutnya, dia pun berharap kepada Antoni yang merupakan putra daerah yang sudah 3 periode duduk sebagai anggota DPRD Langkat dapat memperjuangkan pengaspalan jalan-jalan dusun yang belum diaspal agar masyarakat bangga kepada putra daerahnya.
Pada acara reses itu, disampaikan juga oleh Roni, warga setempat, keinginan kaum muda agar diperhatikan pembinaan terhadap para pemuda di desa tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Dia juga mengeluhkan masalah pertanian yang mana hasil penjualan dengan biaya perawatan yang cukup tinggi membuat petani merugi dan berharap ada penyuluhan pertanian kepada masyarakat.
Masalah arus listrik yang lemah juga disampaikan warga (Erisa). Dia mengeluhkan keadaan listrik PLN di daerahnya dan berharap kepada Antoni agar membantu mencarikan solusinya.
Nah, menyahuti apa yang disampaikan warga, Antoni pun menjelaskan secara rinci apa yang disampaikan dan dikeluhkan warga tersebut. Terhadap aspirasi pembangunan, Antoni mengatakan akan memasukkan usulan-usulan pembangunan itu ke dalam pokok-pokok pikiran (pokir) -nya.
Dalam kesempatan itu, Antoni pun berterima kasih atas kehadiran warga, sehingga dapat terjalin shilaturahmi dengan dirinya. Selanjutnya, dia pun sedikit mengulas tentang pola pikir masyarakat dalam menentukan pilihan kepada seorang yang akan duduk sebagai anggota legislatif.
“Jangan memilih karena diberi bingkisan atau uang, tetapi pilihlah seseorang yang mampu dan peduli dengan masyarakat. Ini bukan kampanye ya,” katanya.
Ya, sebab tidak sebanding bingkisan atau uang yang diberikan dengan kurun waktu lima tahun menjabat, tambahnya.
"Ya, sebab bisa saja yang dipilih tidak peduli dengan pemilihnya,” pungkasnya. (BD)
.jpg)