'LPAKRI' Soroti Adanya Dugaan Praktek Pungli di Area Pelabuhan Domestik Karimun

Editor: metrokampung.com

Karimun, Metrokampung.com
Lembaga Peduli Anti Korupsi Republik Indonesia (LPAKRI) sangat menyayangkan adanya dugaan praktek pungli di area pelabuhan domestik karimun.

"Laporan informasi sudah kami terima bahkan beberapa media online sudah menjadikan  berita publik. Kalau memang praktek pungutan liar berjalan di area pelabuhan domestik Karimun tentunya jadi sorotan tajam," ucapnya kepada media, Jumat (29/06/2026).


Ada beberapa warga karimun tujuan Malaysia dengan modus grantie artinya, uang jaminan. 

 Harusnya uang grantie bisa saja digunakan untuk kebutuhan dalam perjalanan ini malah di setor agar  warga tujuan  ke Malaysia bisa lolos berangkat, Nah, yang jadi pertanyaan siapa bandit yang di pelihara itu sehingga dugaan praktek pungli itu belum dapat di basmi, inikan pertanyaan publik ucap ketua LPAKRI Sappe Sinaga yang di sampaikan Sandra Fairul (Humas) kepada media.

Lanjutnya dari laporan informasi tentu nya ada keganjilan disana dan ini kan seharus nya bisa di kembang kan ke penyelidikan. Penyelidikan ini tujuannya mengumpul informasi awal agar suatu peristiwa benar benar, langkah langkahnya perlu mencari bukti bukti agar bisa di tingkatkan ke penyidikan, inikan tugas aparat hukum. 


"Kami menilai informasi ini sudah sangat meresahkan dan sudah  beredar, kami LPAKRI akan secepatnya mengirimkan surat meminta  aparat hukum yang ada di Indonesia agar tanggap dan cepat melakukan tindakan agar pungli liar yang berjalan agar secepatnya di hentikan, bila terbukti pelakunya secepatnya diproses.  Tim investigasi LPAKRI  saat ini sangat serius menyoroti pungutan liar  hingga berisial H salah satu aktor yang memfasilitasi  sehingga pungutan ini berjalan cukup lama," tutupnya.(MP/mk/bersambung)
Share:
Komentar


Berita Terkini