Deli Serdang, Metrokampung.com
Ada cerita baru kasus kematian Daniel Situmeang (30) warga Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara yang meninggal dipukuli di PTPN I Regional I di Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Sebelum meninggal, korban diduga diculik dari jembatan timbang lama Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa. Dugaan penculikan korban sesuai dengan laporan pengaduan Veri Gunung Situmeang, abang kandung korban.
Dalam laporan pengaduan Nomor : STTLP / B / 763 / VII / 2026 / SPKT / Polresta Deli Serdang / Polda Sumatera Utara tanggal 23 Juli 2026, disebutkan, korban sedang berada di Timbangan Lama Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Kemudian datang dua pria yang tidak dikenal pelapor mengendarai sepeda motor dan langsung melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan cara mencekik/dipotong leher korban, memborgol kedua tangan korban dan wajah korban ditutup dengan menggunakan kain sebo.
Kemudian kedua pria yang tidak dikenal tersebut membawa korban dengan membonceng dengan mengendarai sepeda motor kedua pria itu ke Kantor Direksi PTPN. Sesampainya di kantor Direksi PTP Nusantara I Regional I diduga korban dianiaya secara bersama-sama sampai korban dinyatakan meninggal dunia dan korban diletakkan di pinggir jalan lintas Tanjung Morawa - Medan oleh terlapor yang tidak dikenal. Selanjutnya Inafis Polresta Deli Serdang membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dan oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara menyatakan jika korban sudah meninggal dunia.
Sementara itu, korban meninggal dunia akibat luka pada kepala, tulang rusuk sebelah kiri patah dan ditemukan luka memar atau lebam hampir menyeluruh pada tubuh korban. Sampai sejauh ini, kasus tewasnya korban, Polresta Deli Serdang telah menetapkan dua security sebagai tersangka. Sedangkan oknum TNI AD Pratu RDP ditahan di Denpom Medan.
Sementara Humas PTPN1 Regional 1 Tanjung Morawa, Rahmat Kurniawan ketika dikonfirmasi terkait peristiwa ini melalui Washapp, beliau tidak menjawab. Bahkan berkali kali di Wa, sedikitpun tidak memberi komentar hingga berita ini ditayangkan.
Laporan : Bobby Purba
Editor : Simon Sinaga
