Pemkab Deli Serdang Dorong Pendataan Atlet Akuatik, Perkuat Pembinaan Menuju Prestasi

Editor: metrokampung.com
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, pada pelantikan Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Deli Serdang sekaligus membuka Bunda Yin Swimming Competition 2026 di Kolam Renang Cadika, Lubuk Pakam, Minggu (26/7/2026).(Foto Diskominfostan Deli Serdang)

Lubuk Pakam, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong seluruh klub akuatik mendata atletnya secara resmi sebagai langkah memperkuat pembinaan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Hal itu disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, pada pelantikan Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Deli Serdang sekaligus membuka Bunda Yin Swimming Competition 2026 di Kolam Renang Cadika, Lubuk Pakam, Minggu (26/7/2026).

Bupati mengatakan, pendataan atlet menjadi bagian penting dalam pembinaan yang terarah. Melalui pendataan tersebut, pemerintah dapat memberikan dukungan yang tepat, termasuk rencana pemberian akses penggunaan kolam renang bagi atlet yang telah terdaftar.




“Rencana kita, atlet yang sudah terdata yang mau memakai kolam renang ini silakan dipakai, kita gratiskan saja. Saya harap seluruh klub yang ada di Kabupaten Deli Serdang mencatatkan seluruh atletnya. Ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan dan motivasi dari pemerintah kepada seluruh atlet,” ujarnya.

Selain mendorong pendataan atlet, ia juga berkomitmen meningkatkan kualitas sarana olahraga akuatik. Tahun ini pemerintah akan menyiapkan perencanaan peningkatan kolam renang agar memenuhi standar pertandingan, yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027.

“Tahun ini kita siapkan perencanaannya, kemudian pada 2027 kita bangun agar memenuhi standar pertandingan yang berlaku,” katanya.

Selain dukungan terhadap pembinaan melalui penyediaan fasilitas, ia juga mendorong jajaran pengurus yang baru saja dilantik dapat memperbanyak ajang kompetisi. Menurutnya, kejuaraan menjadi sarana penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding.

“Minimal dua kali kejuaraan kita adakan setiap tahun di Kabupaten Deli Serdang. Kalau bisa tiga kali. Inilah salah satu bentuk dukungan penuh dari pemerintah kabupaten terhadap pembinaan atlet,” katanya.

Komitmen tersebut sejalan dengan capaian atlet akuatik Deli Serdang yang baru saja menorehkan prestasi di tingkat internasional. Pada ajang 3rd MILO-KL Klasik Invitational Swimming Championships 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, empat atlet Deli Serdang berhasil meraih podium, yakni Sarah Emmanuella Nainggolan (Juara II nomor 50 meter Backstroke G3 Novice Swimmers), Andini Artama (Juara II nomor 100 meter Backstroke G2 Novice Swimmers), Muhammad Dhaffa (Juara III nomor 50 meter Backstroke G3 Novice Swimmers), dan Azka Arief Fawzi (Juara III nomor 50 meter Breaststroke G3 Novice Swimmers).

“Sekali lagi selamat kepada Ketua terpilih, Rinaldi, semoga cabang akuatik di Deli Serdang terus tumbuh dan maju, kami siap memberikan dukungan penuh,” ucapnya. 

Ketua Dewan Pembina Bunda Yin Swimming Competition, Meriyawati Amelia Prasetio, mengatakan kejuaraan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia dini sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul dari Deli Serdang.

“Kami berharap ke depan lahir atlet-atlet akuatik yang luar biasa, yang dapat mewakili Deli Serdang hingga Indonesia, bahkan menuju Olimpiade,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Sumatera Utara, Kabir Bedi, mengapresiasi komitmen Pemkab Deli Serdang dalam mendukung pembinaan olahraga akuatik. Menurutnya, potensi atlet di Deli Serdang cukup besar, namun belum seluruhnya terdata secara nasional.

Ia menyebut, dari sekitar 20 klub akuatik yang ada di Deli Serdang, baru enam klub yang terdaftar di Federasi Akuatik Indonesia. Sementara itu, dari sekitar 200 atlet yang diperkirakan aktif, baru sekitar 80 atlet yang telah memiliki nomor registrasi nasional.

“Tolong didaftarkan seluruh klub dan atletnya. Dengan begitu mereka memiliki nomor registrasi nasional dan bisa mengikuti kejuaraan resmi secara berjenjang. Prestasi atlet juga akan lebih mudah dipantau dan dibina,” jelasnya.

Kabir menambahkan, pembinaan atlet tidak cukup dilakukan melalui latihan di klub, tetapi harus diimbangi dengan penyelenggaraan kompetisi secara rutin agar kemampuan atlet dapat terus terukur dan berkembang.

Bunda Yin Swimming Competition 2026 diikuti sekitar 200 atlet renang dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Sehari sebelumnya, kegiatan Fun Swimming juga diikuti sekitar 400 peserta sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan olahraga renang sejak usia dini.



Sumber : DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini