PANTAI LABU, Metrokampung.com
Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Medan (Polmed) melakukan penelitian mengenai sejarah berdirinya serta manajemen Pasar Kamu, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (13/9/2026).
Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui faktor yang membuat Pasar Kamu mampu bertahan dan berkembang sebagai pasar tradisional yang menarik pengunjung dari berbagai daerah.
Ketua Jurusan Administrasi niaga Politeknik Negeri Medan, Suri Purnami, SE., MA., mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk melihat sejarah perkembangan Pasar Kamu sekaligus mempelajari pola manajemen yang diterapkan pengelola.
“Kami datang ke sini dalam rangka kegiatan penelitian dari kampus. Salah satu titik atau fokus kami adalah meneliti Pasar Kamu. Kami ingin melihat sejarahnya dan bagaimana pasar ini bisa bertahan sejauh ini, bahkan berkembang,” kata Suri.
Menurutnya, keberlangsungan Pasar Kamu menarik untuk diteliti karena sejumlah usaha yang sempat viral biasanya tidak mampu mempertahankan popularitasnya dalam jangka panjang.
Karena itu, kata dia, tim peneliti ingin melihat secara langsung bagaimana pengelola mempertahankan daya tarik pasar sehingga masyarakat bersedia datang kembali.
“Kami melihat langsung dan bertemu dengan Pak Dedi selaku pengelola. Salah satu indikasi sesuatu itu berhasil adalah ketika mampu bertahan dan membuat orang mau berkunjung lagi, datang lagi dan terus datang,” ujarnya.
Dari hasil kunjungan tersebut, Suri menyebut pihaknya memperoleh banyak informasi dan masukan terkait pengelolaan Pasar Kamu.
Ia menilai manajemen yang diterapkan tergolong sederhana dan tradisional, namun mampu membaca kekuatan utama pasar, yakni pengalaman langsung yang diperoleh pengunjung.
“Walaupun tradisional, mereka tahu kekuatannya di mana. Selama ini kita sering mengatakan kalau sudah viral ayo gunakan GoFood, gunakan online. Ternyata kekuatan yang ada di sini memang hadir di sini,” katanya.
Menurut Suri, pengunjung tidak hanya datang untuk membeli makanan, tetapi juga menikmati suasana pedesaan, makanan tradisional dengan harga terjangkau, serta nuansa kekeluargaan yang menjadi daya tarik tersendiri.
“Kalau kita memesan makanan melalui GoFood, makanan kita terima di rumah. Tetapi di sini kita datang langsung, menikmati suasana, merasakan makanan dan suasana yang berbeda. Ada usaha yang dilakukan untuk datang ke sini, tetapi setelah sampai, lelah itu terobati,” ujarnya.
Ia juga menilai keberadaan kesenian tradisional, termasuk gamelan, turut memperkuat konsep Pasar Kamu sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
“Konsepnya tradisional, tetapi manajemennya tidak kalah dengan teknologi yang sekarang kita alami,” kata Suri.
Suri berharap Pasar Kamu tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya, tetapi juga terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pengembangan pasar tradisional di daerah lain.
“Semoga tidak hanya bertahan, tetapi bertumbuh. Ini bisa menjadi inspirasi bagaimana pasar tradisional dapat menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar. Kenapa tidak diduplikasi di daerah lain atau di kota lain,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Pasar Kamu telah mendorong perputaran ekonomi masyarakat Desa Denai Lama. Pengunjung yang datang juga tidak hanya berasal dari kawasan sekitar, tetapi dari Medan, Serdang Bedagai dan daerah lainnya.
Menurutnya, Politeknik Negeri Medan sebagai institusi pendidikan dapat memberikan kontribusi melalui kajian akademis terhadap pengembangan Pasar Kamu.
“Kami sebagai akademisi bisa memberikan sumbang saran berdasarkan informasi yang kami dapat dan lihat. Teori yang kami pelajari selama ini ternyata terbukti dipraktikkan di sini. Jadi ada semacam sumbangsih dari kami sebagai akademisi,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Pasar Kamu, H. Dedi Sofyan, menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Negeri Medan yang memilih Pasar Kamu sebagai lokasi penelitian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Medan atas dipilihnya Pasar Kamu sebagai lokasi penelitian. Kami turut bangga bahwa keberadaan Pasar Kamu dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan kepada para akademisi,” kata Dedi.
Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi masukan bagi pengelola dalam melakukan pengembangan dan inovasi Pasar Kamu ke depan.
“Hasil penelitian nanti tentu menjadi masukan bagi Pasar Kamu sebagai modal pengembangan dan inovasi Pasar Kamu ke depannya,” ujarnya.(Lubis/MK)

