Pakpak Bharat Bersama Jementan RI, Bahas Teknis Kelompok Kerja Horticulture Development in Dryland Areas Project

Editor: metrokampung.com

Pakpak Bharat, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Kementerian Pertanian RI melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis Kelompok Kerja Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP). Rapat koordinasi ini dilasanakan dalam rangka uji publik dokumen Horticulture Cluster Development Plan (HCDP) klaster HDDAP Tahun 2026.

Program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Program ini diarahkan untuk mendorong transformasi pembangunan hortikultura di wilayah lahan kering melalui pendekatan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.

Bagi Kabupaten Pakpak Bharat, kehadiran program HDDAP tentu memiliki arti yang sangat penting dan strategis.

Kabupaten Pakpak Bharat memiliki potensi agroklimat yang sangat mendukung pengembangan berbagai komoditas hortikultura dataran tinggi. Namun, kita juga menyadari bahwa potensi tersebut masih perlu didukung dengan berbagai upaya penguatan, baik dari sisi infrastruktur pertanian, sarana produksi, teknologi dan praktik budidaya, kelembagaan petani, maupun akses terhadap pasar yang memberikan kepastian dan nilai tambah bagi hasil produksi petani, jelas Bupati dalam sambutan tertulisnya.


Sementara itu Indri Nugraheni, S.TP, M.Agr, SC sebagai Perwakilan Tim HDDAP Kementerian Pertanian RI menjelaskan, Kabupaten Pakpak Bharat menjadi salah satu dari tiga belas Kabuapten di seluruh Indonesia yang telah ditetapkan sebagai daerah pengembangan program ini.

Totalnya ada 10 ribu hektare yang akan dikerjakan oleh Kemnterian Pertanian, dan Pakpak Bharat masuk sebagai salah satu dari tiga belas daerah se Indonesia yang akan ikut program ini, jelas Indri.

Untuk pengembangan komoditas lain dipakpak bharat sudah mulai berpotensi, diantaranya durian sudah mulai diusulkan.

Program HDDAP bukanlah semata-mata sebagai sebuah program pembangunan pertanian, tetapi harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk membangun ekosistem hortikultura yang lebih kuat, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam kerangka tersebut, penyusunan Horticulture Cluster Development Plan atau HCDP menjadi sangat penting. HCDP tidak boleh berhenti sebagai sebuah dokumen perencanaan administratif. Lebih dari itu, HCDP harus menjadi pedoman bersama dan instrumen strategis dalam mengintegrasikan berbagai kebutuhan pembangunan klaster hortikultura, mulai dari infrastruktur irigasi, jalan usaha tani, sarana dan alat mesin pertanian, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), penguatan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP), pengelolaan dan konservasi lahan, hingga penguatan rantai nilai dan kemitraan pemasaran.

Dengan demikian, setiap intervensi pembangunan yang direncanakan benar-benar memiliki arah yang jelas, saling mendukung, tidak tumpang tindih, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat yang nyata bagi petani dan masyarakat.

Laporan : Vikram Berutu
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini