Arus Peti Kemas TPS pada September 2026 Tetap Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Editor: metrokampung.com

SURABAYA, metrokampung.com
PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif pada September 2026. Arus peti kemas internasional tercatat mencapai 120.725 TEUs, dengan total arus peti kemas internasional dan domestik sebesar 122.876 TEUs. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi TPS dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional di tengah dinamika perdagangan global.

Dari sisi operasional, TPS berhasil mempertahankan produktivitas bongkar muat kapal pada level yang kompetitif. Produktivitas Box Ship Hour (BSH) pada layanan internasional tercatat rata-rata  mencapai 51 box/ship/hour melampaui standar minimum 48 box/ship/hour yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak. Kinerja tersebut didukung oleh optimalisasi peralatan dan proses operasional yang berkelanjutan.

TPS juga mencatat 87 kunjungan kapal internasional selama September 2026. Di sisi lain, Yard Occupancy Ratio (YOR) internasional pada bulan September 2026 masih di bawah 40% (ekspor = 36,48% dan impor = 39,29%), mencerminkan efektivitas pengelolaan lapangan penumpukan serta kesiapan TPS dalam mendukung kelancaran arus peti kemas dan menjaga keandalan layanan operasional.

Sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas dan kualitas layanan, TPS terus mengoptimalkan pemanfaatan peralatan modern berbasis listrik yang telah dioperasikan, termasuk Electric Quay Container Crane (E-QCC) dan Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG). Modernisasi peralatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama TPS, Ali Sodikin, menyampaikan bahwa capaian pada September 2026 menunjukkan ketahanan dan kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan TPS.

"Arus peti kemas yang tetap terjaga pada September 2026 menunjukkan kemampuan TPS dalam memberikan layanan operasional yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Dominasi arus ekspor dibandingkan impor menjadi indikasi positif bahwa aktivitas perdagangan internasional masih bergerak dinamis. TPS akan terus meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memperkuat peran sebagai gerbang logistik utama di Kawasan Timur Indonesia," ujarnya.





Tentang PT Terminal Petikemas Surabaya :
TPS adalah penyedia layanan jasa dalam mata rantai logistik, khususnya petikemas ekspor/impor di Indonesia. Sebagai salah satu anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang merupakan Subholding dalam PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Grup, TPS merupakan terminal pertama di Indonesia yang menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan (ISPS Code) yang mulai diterapkan sejak bulan Juli 2004. Pada Tanggal 1 Oktober 2021, Pelindo I, II, III dan IV bergabung menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Hal ini dilakukan sebagai upaya menyederhanakan dan mempermudah layanan. Langkah lanjut integrasi Pelindo adalah melakukan standarisasi layanan serta melakukan berbagai inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan untuk terus maju dan berkembang menyelaraskan diri dengan kemajuan dan perubahan.




Sumber : Manajer Komunikasi Korporat dan Hukum PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

Share:
Komentar


Berita Terkini