BANGUN PURBA, metrokampung.com – Setelah memastikan kebutuhan warga terdampak erosi Sungai Ular di Kecamatan Galang terpenuhi, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, memastikan pembangunan bronjong di tepi sungai Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, mulai dikerjakan besok.
Pembangunan bronjong tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur tanah di sepanjang tebing sungai yang didominasi bebatuan sekaligus mencegah longsor susulan yang mengancam 11 rumah warga di kawasan tersebut.
“Besok bronjong langsung kita kerjakan. Kita perkuat tebing sungai agar struktur tanah lebih kokoh dan tidak kembali longsor mengancam rumah warga,” ujar Bupati saat meninjau lokasi longsor, Senin (2/11/2026).
Sebelumnya, kawasan tersebut telah mendapat penanganan bronjong dari BWSS II Sumatera. Pembangunan kembali dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi struktur tanah sebagai langkah memperkuat tebing sungai dan meminimalisasi potensi longsor susulan.
Menurut Bupati, pengerjaan bronjong nantinya juga melibatkan masyarakat setempat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
“Pengerjaannya nanti juga akan melibatkan warga sekitar dengan tetap mengedepankan keamanan agar proses kerja bisa berjalan cepat dan lancar,” ucapnya.
Dampak longsor turut meruntuhkan akses jalan menuju SD Negeri 105399 Kulasar. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penanganan infrastruktur di Desa Mabar agar akses masyarakat, termasuk menuju fasilitas pendidikan, dapat kembali digunakan.
Selain penanganan tebing sungai, perbaikan jalan warga sepanjang tiga kilometer juga telah dimasukkan dalam anggaran tahun 2027. Warga mengusulkan agar jalan tersebut dibangun menggunakan konstruksi rigid beton sehingga lebih kuat dan mampu menunjang aktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, Bupati memastikan kebutuhan warga yang berada di tenda pengungsian tetap terpenuhi. Bantuan berupa sembako, selimut, air minum, serta kebutuhan dasar lainnya telah disalurkan kepada para pengungsi.
Dapur bersama dan posko kesehatan juga disiagakan untuk mendukung pelayanan selama masa pengungsian.
“Kebutuhan warga di pengungsian kita penuhi. Sembako, selimut, air minum, dan kebutuhan lainnya tersedia. Dapur bersama dan posko kesehatan juga standby. Saya harap warga bisa bersabar menanti perbaikan yang akan dilakukan,” pungkasnya.
Sumber: Diskominfostan Deli Serdang
Editor: Simon Sinaga





