Usulan Tiorita Direspons Bobby, Pemprovsu Bangun Tanggul Sungai Wampu Senilai Rp.14,5 Miliar

Editor: metrokampung.com
Berita Advetorial :

Langkat, Metrokampung.com
Komitmen Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat kembali membuahkan hasil. Usulan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk memperkuat tanggul Sungai Wampu di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, mendapat respons positif dari Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut kini direalisasikan dengan alokasi anggaran sebesar Rp.14,5 miliar.
       
Realisasi pembangunan ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpemerintahan dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya penanganan infrastruktur pascabencana dan perlindungan kawasan rawan banjir. Aspirasi yang diperjuangkan pemerintah daerah mendapat tindak lanjut melalui dukungan pemerintah provinsi sehingga kebutuhan masyarakat tidak berhenti sebatas usulan, tetapi diwujudkan dalam pembangunan.
      
Sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan pembangunan agar berjalan sesuai dengan  rencana, Tiorita bersama Gubernur Bobby Nasution turun langsung meninjau lokasi pekerjaan di Desa Stungkit, Selasa (3/11/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat kondisi tanggul, memastikan kebutuhan teknis penanganan, serta mengawal percepatan pembangunan agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
       
Pembangunan tanggul ini memiliki arti strategis bagi masyarakat Desa Stungkit dan wilayah sekitarnya. Ya, sebab selama ini, kondisi tanggul yang rentan mengalami kerusakan akibat derasnya arus Sungai Wampu menjadi ancaman serius, terutama ketika debit air meningkat dan air  sungai meluap. Dampaknya berpotensi mengancam sekitar 160 hektare lahan perkebunan serta kurang lebih 1.000 kepala keluarga (KK).





Karena itu, penguatan tanggul menjadi kebutuhan yang mendesak untuk mengurangi risiko banjir, melindungi kawasan pemukiman, menjaga lahan produktif masyarakat, sekaligus untuk  mempertahankan keberlangsungan aktivitas perekonomian warga.
      
Secara teknis, pembangunan itu direncanakan sepanjang 204 meter dengan fokus penanganan pada bagian belokan sungai yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi akibat tekanan dan derasnya arus air. Konstruksi menggunakan teknologi sheet pile baja sebagai struktur penahan untuk memperkuat tanggul dari tekanan maupun benturan arus sungai, sehingga diharapkan memiliki daya tahan dan tingkat keamanan yang lebih baik.
       
Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada tanggal 25 Desember 2026. Dengan dukungan anggaran Rp.14,5 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pembangunan ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman luapan Sungai Wampu.
       
Dalam kesempatan itu, Tiorita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara beserta jajaran Pemprovsu atas perhatian dan respons cepat terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Langkat.  Mrnurutnya, pembangunan tanggul tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. 
      
Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rudi Kinandung, Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ikhsan Aprija, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, Kepala Dinas PPKB/PPA Indri Nugraheni, Kepala Pelaksana BPBD Ashari, Kepala Dinas Pertanian Hendrik Tarigan, Plh. Kabag Umum Benni Sukmaria, Plh. Kabag Protokol M. Nawawi, serta Camat Wampu M. Nasarif. (BD)
Share:
Komentar


Berita Terkini