SUMUT

NASIONAL

Permainan Game Ikan Di Funland Rantauprapat Diduga Berbau Judi

Minggu, 15 Juli 2018 | 19.32 WIB
Kali Dibaca |

Salahsatu meja permainan game tembak ikan.

Labuhanbatu - Metrokampung.com
Permainan ketangkasan berupa game ikan yang berada di Funland Rantauprapat, tepatnya di jalan SM Raja, Kecamatan Rantau Selatan, diduga berbau judi.

Pasalnya, game tembak ikan tersebut menyediakan hadiah Voucer yang bisa ditukarkan dengan uang tunai.

Aturan mainnya, para pemain terlebih dahulu membeli kartu yang telah disediakan oleh pihak penyedia, dengan saldo yang bervariasi, dari puluhan ribu, hingga ratusan ribu rupiah, dengan biaya administrasi kartu baru sebesar Rp. 2.500.

Muchsin salahseorang warga Rantauprapat mengatakan, setelah membeli kartu atau koin, pemain bisa mendapatkan hadiah berupa Voucer yang bisa ditukarkan dengan uang tunai, kalau beruntung mengumpulkan poin yang telah ditentukan.

"Dalam permainan tembak ikan tersebut, kalau pemain berhasil mengumpulkan poin sebanyak 1400 bisa di tukar dengan Voucer senilai Rp.200 ribu," ujarnya Minggu (15/7), di Lokasi permainan tersebut.

Dia juga menjelaskan, setiap pemain yang ingin bermain dengan menggunakan kartu, saldo didalam kartu tersebut akan berkurang sebesar Rp. 7.500 untuk 25 poin sebagai modal peluru yang yang akan ditembakkan ke sejumlah ikan yang ada didalam permainan tersebut.

"Kalau beruntung, kita bisa mendapatkan ratusan hingga ribuan poin dalam permainan tembak ikan tersebut. Untuk memudahkan pemain, para karyawan Funland itu, sengaja berada tidak jauh dari pemain untuk mempermudah pembelian saldo maupun penukaran hadiah," tandasnya.

Menanggapi hal itu, Tokoh Labuhanbatu Marulin Hasbi yang bergelar Sutan Paku Alam Hasibuan, sangat mengesalkan penyedia permainan tersebut.

Menurutnya, permainan itu tidak ditujukan untuk anak-anak, karena memiliki sistem yang rumit kalau untuk hiburan anak. Dan kalau kenyataannya permainan itu memang terindikasi perjudian, yang kita khawatirkan akan berdampak negatif bagi anak-anak yang berada di tempat itu.

"Itukan tempat bermainnya anak-anak, mengapa harus di letakkan di disana permainan tembak ikan tersebut. Saya berharap pihak kepolisian dan yang terkait agar melihat langsung permainan tembak ikan tersebut," tuturnya.

Amatan wartawan dilokasi, ada sebanyak 3 meja game tembak ikan di sana, yang di mainkan oleh para orang yang telah dewasa.

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang saat dimintai tanggapannya melalui pesan Whatsapp terkait hal tersebut belum memberikan jawaban, meskipun pesan tersebut sudah dilihat. (sw/simon)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru