Pantai Labu, Metrokampung.com
Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pantai Labu yang terletak di Desa Pantai Labu Pekan telah diresmikan oleh Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, Selasa (13/1/2026).
Peresmian TPI ini diyakini dapat kembali mendongkrak perekonomian para nelayan, pedagang ikan, serta masyarakat sekitar.
Dahulunya, TPI ini terlihat kumuh dan jorok sehingga banyak pembeli enggan datang. Namun, setelah direnovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, sekarang sudah tertata dengan baik, bersih, dan indah, serta dilengkapi fasilitas seperti tempat pendaratan ikan, tempat pelelangan ikan, kantin, mushola, tempat parkir, kantor TPI, dan lainnya.
Atas perhatian yang diberikan Pemkab Deli Serdang kepada pedagang dan nelayan, mereka mengucapkan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan.
Ucapan ini disampaikan Ramadhan Syahputra Sitorus, salah seorang pedagang ikan milenial. Ia menyampaikan, “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati atas program dan kebijakan pembangunan TPI Pantai Labu ini menjadi semewah dan senyaman ini. Semoga membawa kemajuan berkelanjutan bagi Kabupaten Deli Serdang,” katanya.
“Dengan penuh hormat, kami sampaikan terima kasih atas kepemimpinan dan pengabdian Bapak selama periode jabatan. Telah banyak membawa dampak positif bagi masyarakat Pantai Labu. Karena TPI Pantai Labu ini sangat butuh tempat yang nyaman seperti ini untuk aktivitas nelayan dan sebagai pusat ekonomi lokal bagi para pedagang seperti kami ini, Pak,” ujarnya.
Semoga setelah adanya pembangunan di TPI Pantai Labu ini, bisa lebih terjaga menjadi tempat pelelangan ikan yang tertib, higienis, dan bisa memberikan harga yang layak bagi para nelayan, serta bermanfaat bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, menjaga stabilitas, dan memajukan sektor perikanan daerah, jelasnya.
Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan dalam pembangunan tempat pelelangan ikan ini. Dan saya sangat berharap TPI Pantai Labu ini dapat menjadi ikon Kabupaten Deli Serdang,” tutupnya sembari melontarkan pantun:
“Naik motor ke pasar kamu, lupa bawa helm malah pakai panci.
Terima kasih atas bantuan Bapak Bupati, kebaikanmu bikin hati kami berseri-seri.”(Lubis/MK)

