SUMUT

NASIONAL

Sedih..!!! Barahdo Lopes Haloho Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Selasa, 17 Juli 2018 | 09.12 WIB
Kali Dibaca |


Simalungun-MetroKampung.com
Sedih.. Barahdo Lopes Haloho (17) warga Dusun Marihat Purba Saribu Kelurahan Haranggaol Horison Kecamatan Haranggaol Horison Kabupaten Simalungun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ruang tamu rumahnya, Senin (16/7/2018) sekira Pukul 13.44 wib.

Kejadian itu bermula saat Barahdo bersama dengan temannya ngumpul bareng di Pantai Sigumba Gumba Haranggaol Horison, lalu Barahdo permisi kepada teman temannya pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor. Tidak sampai beberapa waktu salah satu temannya Irwandi Tondang (20) menerima chatingan Whatsaap dari Barahdo yang berisikan  "TOLONG LOBE AU" (bantu aku). Irwandi Tondang membalas "MAHUA HO" (kenapa kau), Barahdo membalas lagi dengan "PODAS MA LALU" (sakit kurasa) dan Irwandi membalas lagi "IDIA GE HO LALU" (dimana  kau), Barahdo menjawab "RO LOBE NIMA HU JABU KU, I JABU AU" (datanglah kau kerumahku, di rumahnya aku)  dan Irwandi balas "MAKSUT NA"(maksudmu),  jawabn terakhir Barahdo "PODAS RO MAHO,TOLONG BOS" (sakit kurasa, tolonglah aku) dan Irwandi dengan membalas terakhir " Oke", lalu Irwan dengan temannya Mawi Saragih (20) berangkat langsung ke rumah Barahdo dengan menggunakan sepeda motor.

Setiba di depan rumah korban, mereka memanggil Barahdo, dikarenakan pintu rumahnya tertutup, lalu mereka melihat ke dalam rumahnya melalui jendela depan yang terbuka, Irwandi dan Mawi Saragih langsung terkejut melihat Barahdo sudah dalam posisi tergantung di ruang tamu, lalu mereka berdua langsung mendobrak pintu depan dan langsung menurunkan Barahdo.

Lalu dikarenakan Barahdo sudah tidak bernafas lagi, mereka langsung memberitahukan kepada orang tuanya dan juga tetangga yang berada di sekitar rumah Barahdo, lalu orang tuanya pun datang dan Langsung membawanya ke Puskesmas Haranggaol Horison dan selanjutnya dibawa lagi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda SaribuDolok .

Namun saat pihak rumah sakit mau Autopsi jenazah Barahdo, namun kedua orang tuanya mengatakan sudah menerima dengan ikhlas, dan membuat surat pernyataan bahwa keluarga tidak akan menuntut sesuai hukum,dengan kejadian tersebut serta membuat surat permohonan tidak dilakukan autopsi mayat.

Barang bukti yang ditemukan berupa, satu baju kaos warna merah, satu celana pendek warna abu abu, satu selendang, satu Hp Nokia . (ADIT/red)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru