![]() |
| *Tokoh masyarakat Langkat, Sapril, SH saat bincang- bincang dengan Metrokampung.com |
Langkat, Metrokampung.com
Biasanya, Hari Jadi Langkat selalu dirayakan dengan meriah. Ada berbagai macam kegiatan digelar, seperti pameran pembangunan dan pagelaran seni budaya 13 suku dan etnis yang ada di Langkat.
Namun, untuk tahun ini nampaknya perayaan yang meriah tidak dilakukan, karena efesiensi anggaran. Hal itu tentu menimbulkan kekecewaan di hati masyarakat Langkat.
Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Langkat, Sapril, SH, maunya perayaan Hari Jadi Langkat tetaplah dirayakan. Jadi, walaupun tidak semeriah sebelumnya, tapi janganlah sampai tidak dirayakan sama sekali.
"Ya, efesiensi boleh, tapi janganlah sampai tidak dirayakan sama sekali, sebab biasanya ada banyak kegiatan yang digelar," ujarnya kepada Metrokampung, di Stabat, Rabu (7/1/2026).
![]() |
| Seperti inilah kemeriahan pesta Hari Jadi Langkat yang dirayakan setiap tahunnya. |
Apalagi, tambahnya, selama ini kegiatan pameran hanya digelar 3 sampai 4 hari saja. Itu dinilai terlalu cepat, dan masyarakat berharap bisa ditambah menjadi seminggu.
Jadi, bagaimana jika tidak ditambahi waktunya, tapi malah tidak digelar sama sekali. Masyarakat tentu akan semakin kecewa.
"Yah, masyarakat pasti akan semakin kecewa dan kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin tentu akan dipertanyakan. Jadi, kalau bisa ya harap dipertimbangkan kembalilah," ujarnya.
Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Langkat, Hj. Nur Elly Hariani Rambe saat dikonfirmasi tentang apa tema perayaan Hari Jadi Langkat tahun ini dan apa saja kegiatan yang akan digelar, tidak menjawab. (BD)


